oleh

YBKM TTS Punya Rumah Singgah Pasien, Pertama di NTT.

-Berita, Finance-296 Dilihat

Ket Foto. Nampak Rumah Singgah Pejuang Kesembuhan

Laporan Reporter SUARA TTS .COM

SUARA TTS .COM | SOE – Yayasan Berbagi Kasih Mulia (YBKM) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang bergerak di bidang kemanusiaan kini punya Rumah Singgah.

Rumah Singgah Pasien Pejuang Kesembuhan,begitu nama rumah hasil kerja sama Ketua Yayasan Berbagi Kasih Mulia -TTS Erna Manafe dan Yayasan Oran Itan Indonesia sejak 15 Desember 2021 lalu.

Lokasi rumah tersebut terletak di jalan Ketela samping SD Inpres 3 Oepura Kota Kupang dengan fasilitas 2 kamar tidur, ruang tamu, ruang tengah, dapur, toilet dan tempat cuci.

Dengan Fasilitasnya lengkap,rumah singgah tersebut bisa menampung pasien rawat jalan yang berasal dari luar daerah.

Ketua YBKM TTS, Erna Manafe kepada Suara TTS .com Senin 22 Desember 2021 mengaku senang karna salah satu impiannya jadi kenyataan yakni punya rumah singgah pasien.

Hal ini menurutnya sangat membantu banyak pasien terutama dari luar daerah dan khususnya keluarga kurang mampu saat hendak melakukan pengobatan.

Dikisahkan, selama ini dirinya bersama relawan YBK harus menyewa kos/ataupun penginapan khusus pasien dan keluarga sedangkan relawan bisa menginap di rumah famili.

” YBK sering dampingi pasien berobat dari Soe ke Kupang. Nah kita kewalahan jika harus menyewa kos ataupun penginapan lainya.
Syukurlah sekarang sudah ada rumah singgah”, Ujar Erna.

Lebih lanjut Erna menjelaskan rumah singgah sangat penting karena membantu pasien rawat jalan dari luar daerah yang mana bisa meringankan biaya selama rawat jalan.

Dirinya mengatakan Rumah Singgah Pejuang Kesembuhan dapat menampung lebih dari 10 orang.
Selain fasilitasnya lengkap, juga fasilitas mobil antar jemput pasien selama rawat jalan serta pendampingan pasien selama perawatan.

“Semua fasilitas yang tersedia untuk pasien gratis tanpa pungutan karena memang tujuan kita hanya untuk membantu sesama”ujarnya.

Rumah Singgah Pasien Pejuang Kesembuhan yang ada merupakan Rumah Singgah Pasien pertama di NTT itu sudah mulai ditempati oleh pasien benef medis YBKM.

Kedepan dirinya akan terus berusaha untuk melengkapi fasilitas serta kebutuhan pasien dalam rumah singgah agar memberikan kenyamanan dalam pelayanan.

Ditanya kenapa dinamakan Rumah Singgah Pejuang Kesembuhan, Erna mengatakan bahwa rumah tersebut akan menjadi tempat dimana pasien maupun relawan berdoa dan berupaya agar memperoleh kesembuhan.

“Di rumah singgah, pasien dan keluarga serta relawan bisa berdoa bersama. Relawan bisa melayani pasien dan juga memotivasi agar pasien bisa cepat sembuh. Yah disini relawan berjuang demi pasien juga”, Jelas wanita yang sering mendampingi pasien dengan berbagai macam penyakit ini.

Sementara itu salah satu pasien dampingan YBKM asal Desa Hane TTS, Selfina mengaku senang dan mengungkapkan rasa terima kasihnya karna sudah dibantu oleh tim YBKM untuk pengobatan.

Selfina yang menderita penyakit kista ovarium ini mengatakan dirinya sangat terbantu karena segala fasilitas telah  disediakan.

“Saya dan suami berterima kasih karna transportasi dan penginapan serta fasilitas lain disediakan. Jika kami sendiri tidak mungkin bisa berobat”,ujar Selfina yang diamini suaminya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar