oleh

Warganet Kecam Perbuatan Tidak Terpuji Wabup TTS, Dukung Proses Hukum

-Berita, Hukrim, Politik-717 Dilihat

Ket. Foto: Nampak tangkapan layar screenshot komentar warganet di Facebook

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Berita dugaan penganiyaan yang dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten TTS, Jhony Army Konay menjadi viral di media sosial Facebook khususnya di group Facebook yang berasal dari Kabupaten TTS pada Kamis 3 Maret 2022.

Kecaman dari warganet pun terus mengalir menyikapi aksi tidak terpuji dari Wakil Bupati TTS tersebut.

Akun Facebook Kaka Sandy Aabanat menulis “Pemimpin itu mengayomi… Bukan menganiaya” . Ikuti terus laporan Abang, sekalipun ujung- ujung masalah akan lenyap tapi ikuti saja.

Akun Facebook Risalno Ninu menulis “Hadehh…gila hormat juga nih orang. Saya anak kampung duduk sejajar dengan mentri, gubernur juga biasa saja tidak ditampar” lalu ditutup dengan emoticon tertawa.

Akun Facebook Amm Noni “pemimpin bagaimana tingkah laku seperti ini, stop minum-minum juga” tulisanya mengomentari berita dugaan penganiyaan yang dilakukan Wabup TTS.

Lain lagi dengan akun Facebook Andry asl, yang menulis ” seorang pemimpin di daerah ko gayanya seperti itu . Lain kali masyarakat tidak usah pilih dia” tulisnya mengomentari berita Wabup TTS Dipolisikan, Diduga Pukul Sopir Ambulance.

Warganet juga mendukung proses hukum di tingkat kepolisian. Warganet berharap pihak kepolisian tetap bekerja profesional dalam menangani kasus tersebut. Walau pun ada warganet yang yakin jika nantinya kasus tersebut hanya berujung damai dan diselesaikan secara kekeluargaan.

Akun Facebook Hendrikus Djawa menulis ” Proses Hukum sampai Tuntas

Akun Seprii Tamonob menulis ” Maju trus kk cari keadilan”

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten TTS, Jhony Army Konay dipolisikan oleh Yanner Sesfao karena diduga melakukan aksi penganiayaan. Mirisnya, aksi tidak terpuji tersebut terjadi di rumah jabatan wakil bupati TTS, Rabu 2 Maret 2022 sore.

Sebelum menganiaya korban, Wabup Army disebut sempat memaki lalu mendaratkan dua kali pukulan ke wajah korban.

Tak terima dengan perlakuan sang Wabup tersebut, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres TTS guna diproses sesuai aturan hukuman yang berlaku.

Kejadian penganiayaan ini menurut Yaner, sebagai buntut dari peristiwa pada Selasa 1 Maret 2022. Dimana mobil ambulance yang dikendarai korban sempat ditabrak oleh mobil DH 2 yang dikendarai sendiri oleh Wabup Army.

Mobil korban sendiri sebenarnya sedang parkir di area pertokoan, namun ditabrak oleh mobil DH 2 yang mengenai samping kiri bagian belakang mobil. Akibat tabrakan tersebut, bagian belakang mobil ambulance lecet, bahkan bember belakang sempat terlepas. Sedangkan mobil DH 2 mengalami lecet bagian depan sebelah kiri.

Usai kejadian, korban sebenarnya langsung turun dan meminta maaf kepada pelaku. Namun pelaku meminta korban untuk memberitahu kepada Kepala Puskesmas agar mengganti kerusakan mobilnya. (DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.