oleh

Warga Oehan Pertanyakan Status Kades Terpilih

-Berita, Politik-207 Dilihat

Ket Foto. Nampak Suasana Pertemuan Antara Warga Oehan dan Komisi 1 DPRD TTS

Laporan Reporter SUARA TTS .COM

SUARA TTS .COM | SOE –Komisi I DPRD TTS didatangi sejumlah warga dari desa Oehan, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Senin 13 Desember 2021.

Tujuan kedatangan warga yang adalah ibu ibu tersebut adalah untuk mengadukan status kepala desa terpilih Adelwati Nesimnasi yang diduga memiliki dua suami.

Karna diketahui sang kades terpilih belum bercerai secara resmi dengan suami Eliaser Selan namun sudah tinggal bersama pria lain di desa Oehan.

Kedatangan warga tersebut diterima ketua komisi satu,Dr.Uksam B. Selan, S. Pi, MA. M. Pd dan wakil ketua komisi 1 Henderikus Babys, Sekretaris Lusianus Tusalak beserta anggota Gustaf Nabuasa dan perwakilan dari PMD Adi Henuk.

Baca juga : Ustad cabul hery irawan memerkosa 15 muridnya

Marta Betty perwakilan para Ibu pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk mempersoalkan kepala desa yang baru saja terpilih untuk memimpin desa Oehan periode selanjutnya.

Menurut Marta Sang kepala Desa terpilih itu memiliki dua suami yang mana pada awal memasukan berkas dirinya memakai kartu keluarga dari suami pertama Eliaser Selan, sedangkan sang kepala desa terpilih itu tinggalnya bersama suami ke dua dengan inisial PP.

“Kami datang hanya untuk mempertanyakan status Kepala desa terpilih. Itu tujuan kami ke sini”, Ujarnya.

Dikatakan pihaknya hanya ingin untuk meluruskan saja agar tidak membawa efek samping bagi masyarakat, mengingat dirinya akan memimpin Desa oehan selama 6 Tahun.

Jika pada bulan januari pemerintah daerah melakukan pelantikan maka siapakah yang akan menjadi Ketua TP PKK desa Oehan.
“Kami datang hanya untuk tanya persoalan status Ibu karena yang kami duga itu ibu waktu masukan berkas memakai KK suami pertama, sedangkan kami di sana lihat dia tinggal dengan suami kedua. Nah kami hanya mau tanya kira-kira nanti pelantikan siapa yang jadi ketua PKK,? Kami hanya ingin untuk Ibu bisa menjelaskan status karna itu bisa berpengaruh kepada kami masyarakat”, Tegas Marta.

Ketua Komisi 1 DPRD Dr. Uksam Selan kepada warga mengatakan dalam waktu dekat komisi I akan segera mendatangi desa Oehan untuk melakukan klarifikasi bersama kepala desa Terpilih.

Dua legislator Dapil 5, Hendrik Babys dan Gustaf Nabuasa mengapresiasi kedatangan warga desa Oehan yang adalah Ibu-Ibu tersebut.

Menurut Heba begitu Hendrik Babys disapa, perlu diluruskan sejak awal sebelum dilakukan pelantikan.

Sementara itu Eliaser Selan, Suami Adelwati Nesimnasi, Kades terpilih dikonfirmasi mengaku sudah pisah ranjang sejak tahun 2016 lalu.

“Kita belum cerai hanya pisah ranjang. Waktu dia urus surat surat untuk calon kepala desa,datang minta surat di saya. Kita masih status suami istri”,ujar Eliaser kepada Suara TTS.com melalui layanan telepon.

Dirinya juga sangat menyayangkan masyarakat memberi kepercayaan kepada Adelwati padahal di desa Oehan tinggal bersama pria yang juga sudah beristri.

Meski demikian dirinya tidak mau terlalu ambil pusing karna itu adalah urusan panitia panitia Pilkades dan juga sudah mendapat kepercayaan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.