oleh

Warga Desa Pisan Tewas Terseret Arus.

-Berita, Hukrim-566 Dilihat

Ket Foto. Aparat Polsek Amanuban Timur Saat Melakukan Pencarian korban.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE- Akibat nekad menyebrang sungai Oepom, Dominika Snae,(35 tahun ) Warga RT 05/RW 03 Dusun B, Desa Pisan Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tewas terseret arus air.

Kapolsek Amanuban Timur,Heru Leonardo kepada suara TTS melalui layanan telepon menjelaskan peristiwa naas itu terjadi pada hari Kamis 10/2/2022 sekitar jam 19.00 WITA,dimana korban dan saudaranya Dortia Snae hendak ke desa Mnelaanen.

Tiba di pinggir sungai ternyata banjir. Dortia kemudian mengatakan kepada korban bahwa nanti setelah air surut barulah mereka menyebrang.

Namun korban tetap memaksa untuk menyebrang sehingga Dortia pun ikut saja kemauan korban.

Keduanya pun berpegangan tangan lalu menyebrang.Sialnya sampai di tengah sungai, korban terpeleset karna licin sehingga terbawa arus sekitar lima meter.

“Jadi korban dan saudaranya berpegang tangan untuk menyebrang. Tapi sampai ditengah korban terpeleset dan dibawa arus, Dortia tidak mampu menolong korban”,ujar Heru.

Dortia pun pulang dan menyampaikan kepada suami korban Thobias Naitboho yang kemudian melaporkan ke Polsek Amanuban Timur.

Anggota Polsek langsung turun lokasi namun karna kekurangan sarana, pencarian dihentikan.
Pihak Polsek lalu melakukan koordinasi dengan BPBD dan Basarnas Kupang.

Pencarian kemudian dilanjutkan Jumat 11/2/2022 pagi sekitar pukul 7.30 WITA. Korban ditemukan jam 9.00 WITA wilayah desa Mnelaanen,tepatnya di celah celah batu.

Tim dokter Puskesmas Oeekam melakukan visum dan hasilnya,korban meninggal akibat kelalaiannya sendiri.

Jenasah kemudian diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan.
“Jenasah sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Keluarga juga menerima kematian korban”, ujar Kapolsek Heru.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.