oleh

Wakil Ketua DPRD TTS Minta Insentif BPD Dinaikan, Terlalu Timpang Dengan Kades

-Berita, Politik-209 Dilihat

Ket Foto. Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS. COM | SOE – Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru meminta agar Insentif Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dinaikan. Pasalnya besaran insentif yang diterima BPD saat ini sangat timpang jika dibandingkan dengan gaji kepala desa.

” Kita melihat besaran insentif yang diterima BPD dan kepala desa ini jaraknya terlalu jauh. Ketua BPD menerima 850 ribu perbulan dan anggota 800 ribu sedangkan kepala desa meraup penghasilan hingga 3 juta per bulan. Padahal kedua lembaga ini (kepala desa dan BPD) merupakan mitra sejajar. Namun dari segi penghasilan masih jauh dari kata sejajar,” ungkap Yusuf kepada SUARA TTS. COM, Selasa 5 April 2022.

Dalam waktu dekat lanjut Yusuf, pihaknya akan melakukan konsultasi ke Kementerian Desa terkait hal tersebut. Ia berharap ada ruang yang bisa dimanfaatkan untuk menaikkan insentif BPD.

” Kita berharap ada ruang regulasi agar insentif BPD bisa dinaikkan. Kita berharap posisi BPD yang sejajar dengan kepala desa juga bisa diberikan apresiasi dan kesejahteraan yang sama,” pintanya.

Terpisah Amos Boimau, Ketua BPD Desa Kolbano mengucapkan terima kasih jika ada DPRD TTS yang mau memperjuangkan kesejahteraan BPD.

” Insentif kita inikan diatur oleh regulasi. Kalau bisa dinaikan kita terima kasih. Kita ikut aturan saja,” sebutnya. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.