oleh

Waduh, Tokoh Masyarakat Bonleu Tagih Janji Politik Kepada Gubernur Laiskodat.

Ket foto. Foto: Suasana Dialog Gubernur Laiskodat dengan masyarakat Bonleu

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS. COM | SOE – Ada sebuah moment menarik dalam dialog Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dengan masyarakat Bonleu, Kecamatan Tobu yang berlangsung pada 25 April 2022 sore. Moment ini terjadi ketika, Edison Sipa, PLT Sekda TTS yang memandu dialog memberikan kesempatan kepada Fredik Oematan, Tokoh Masyarakat Bonleu untuk bertanya kepada Gubernur Laiskodat.

Tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Fredik langsung memanfaatkannya untuk menagih janji politik dari tim pemenangan Viktory-Joss yang juga mantan Bupati TTU, Raymundus Fernandez.

” Dulu saat Pilkada Gubernur, Pak Raymundus datang ke sini (Bonleu) untuk cari suara. Dia janji di kami kalau Pak Viktor Laiskodat naik Gubernur, maka jembatan Noebesi yang menghubungkan Noepesu, TTU dan Bonleu, TTS akan segera dibangun. Paling lambat tahun 2025. Sekarang Pak Viktor sudah jadi Gubernur, kami minta tolong bangun jembatan Noebesi untuk kami,” ungkap Fredik yang langsung di sambut gemuruh tepuk tangan dari masyarakat Bonleu yang memadati tenda pertemuan.

Mendengar pernyataan Fredik tersebut, Gubernur Laiskodat langsung tertawa sambil menunjuk ke arah Fredrik yang masih berdiri. Secara spontan, Gubernur menyebut tahun 2025 itu terlalu lama.

Permintaan yang sama juga diutarakan Angela Nesi. Ia mengaku, kecewa karena selama ini usulan pembangunan jembatan Noebesi lewat musrembang tak pernah dijawab. Akibatnya setiap hari Selasa ia selalu kesulitan pergi ke pasar karena tidak ada jembatan. Ia harus melewati kali noebesi setiap pergi dan pulang pasar.

” Tiap tahun Musrembang terus, kami usul terus tapi tidak pernah dijawab. Kami minta Pak Gubernur tolong bangun kasih kami jembatan Noebesi dulu,” pintanya.

Menanggapi permintaan tersebut, Gubernur Laiskodat mengatakan, jembatan Noebesi akan segera dibangun. Jika permeter dibutuhkan anggaran sekitar 300 juta, maka anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jembatan noebesi sepanjang kurang lebih 40 meter sekitar 12 miliar.

” Saya sudah hitung kita butuh sekitar 12 miliar untuk bangun jembatan ini. Nanti kota gambar dan akan segera kita kerjakan,” tegas Gubernur Laiskodat disambut tepuk tangan masyarakat Bonleu yang senang mendengar jawaban tersebut.

Selain meminta jembatan, masyarakat Bonleu juga meminta untuk dilakukan perluasan jaringan listrik di dusun II. Pasalnya ada sekitar 80-an KK di dusun II yang belum mendapatkan pelayanan listrik.

Terkait listrik, Gubernur Laiskodat akan segera membangun komunikasi dengan GM PLN agar segera dilakukan perluasan jaringan.

” Nanti saya komunikasi dengan GM PLN, biasanya cepat. Kalau ada yang perlu dibantu Propinsi akan kita bantu,” pungkasnya. (DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.