oleh

Wabup Army Benarkan Menampar Sopir Ambulance

-Berita, Hukrim-2955 Dilihat

Ket. Foto: Wabup TTS, Jhony Army Konay

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten TTS, Jhony Army Konay membenarkan jika dirinya telah menampar Yanner Sesfao sebanyak 1 kali. Wabup Army menyebut hal tersebut dilakukan karena Yanner dinilai tidak beretika dan membangkang saat berbicara dengan dirinya di Rujab Wabup TTS.Wabup Army menyebut tamparannya tidak kuat dan hanya sekali.

” Dia masuk di RJ tidak sopan, duduk sejajar saya. Saya suruh dia cabut masker baru berbicara karena dia berbicara tidak jelas, tapi dia malah melawan. Makanya saya tampar dia, tapi tidak kuat. Setelah saya tampar, dia malah bangun jalan ke luar, setelah itu kembali masuk dan duduk sejajar lagi dengan saya,” terang Wabup Army.

Setelah kejadian tersebut, Wabup Army lalu meminta korban, Kapus dan dokter untuk pulang. Ia meminta agar biarkan hati dingin sebelum kembali berbicara.

Sebagai pejabat dirinya merasa malu karena korban datang ribut di depan anak-anaknya yang lagi kerja mobil.

” Sebagai bawahan seharusnya dia datang sopan bukan berlagak melawan dan tidak beretika. Sebagai atasan saya meras tidak terima dengan sikap tersebut dan ingin membina dia (korban),” ujarnya.

Karena sudah ada laporan polisi dikatakan Wabup Army, dirinya menunggu panggilan polisi dan siap memberikan keterangan. Ia meminta agar Kepala Puskesmas (Kapus) dan Dokter menjadi saksi karena mereka melihat langsung dan mendengar langsung kejadian tersebut.

” Saya siap memenuhi panggilan polisi. Saya minta ibu Kapus dan Dokter yang ada saat kejadian harus menjadi saksi,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten TTS, Jhony Army Konay dipolisikan oleh Yanner Sesfao karena diduga melakukan aksi penganiayaan. Mirisnya, aksi tidak terpuji tersebut terjadi di rumah jabatan wakil bupati TTS, Rabu 2 Maret 2022 sore.

Sebelum menganiaya korban, Wabup Army disebut sempat memaki lalu mendaratkan dua kali pukulan ke wajah korban.

Tak terima dengan perlakuan sang Wabup tersebut, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres TTS guna diproses sesuai aturan hukuman yang berlaku.

Kejadian penganiayaan ini menurut Yaner, sebagai buntut dari peristiwa pada Selasa 1 Maret 2022. Dimana mobil ambulance yang dikendarai korban sempat ditabrak oleh mobil DH 2 yang dikendarai sendiri oleh Wabup Army.

Mobil korban sendiri sebenarnya sedang parkir di area pertokoan, namun ditabrak oleh mobil DH 2 yang mengenai samping kiri bagian belakang mobil. Akibat tabrakan tersebut, bagian belakang mobil ambulance lecet, bahkan bember belakang sempat terlepas. Sedangkan mobil DH 2 mengalami lecet bagian depan sebelah kiri.

Usai kejadian korban sebenarnya langsung turun dan meminta maaf kepada pelaku. Namun pelaku meminta korban untuk memberitahu kepada Kepala Puskesmas agar mengganti kerusakan mobilnya. (DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.