oleh

Visi Tuhan Bawa Rony Tan Ke TTS, Bangun Mezbah Doa Segala Bangsa

-Berita-2134 Dilihat

Ket. Foto: Nampak gedung Mezbah Doa Segala Bangsa yang terletak di Desa Biloto, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten TTS

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS. COM | SOE – 12 Tahun lalu, Rony Tan, seorang pengusaha asal Jakarta tidak mengenal Kabupaten TTS. Ia awalnya diberikan visi oleh Tuhan untuk melakukan pelayanan ke Timur Indonesia. Namun dalam visi tersebut, tidak disebutkan kabupaten atau kota di Indonesia Timur mana yang harus ia tuju.

Rony bersama keluarga sempat melakukan pelayanan ke Surabaya Ambon hingga Papua, namun melalui mimpi Tuhan mengatakan bukan tempat itu yang dimaksud-Nya.

” Saya dapat visi dari Tuhan 12 tahun yang lalu saat saya sedang berada di Yerusalem. Setelah dapat visi itu, saya pulang kembali ke Indonesia dan melakukan pelayanan. Awalnya saya kira di jawa timur (Surabaya) namun Tidak pas ternyata. Saya ke Ambon dan Papua juga ternyata masih tidak pas,” Kisah Rony.

Dalam pergumulannya tersebut, Rony berdoa meminta petunjuk Tuhan, kota atau Kabupaten mana yang Tuhan kehendaki ia tuju.

Akhirnya Rony bermimpi dan mendapatkan petunjuk dari Tuhan. Dalam mimpi tersebut, ia yang sedang mengikuti ibadat mendapatkan tumpangan tangan dari seorang hamba Tuhan.

Setelah tersadar dari tidurnya, Rony mencari tahu siapa dan dari mana hamba Tuhan yang ada dalam mimpinya tersebut.

” Saya bangun tidur langsung cari tahu siapa hamba Tuhan yang ada dalam mimpi itu. Ternyata hamba Tuhan itu dari Kupang dan saya berkesempatan bertemu dengan hamba Tuhan itu,” ujarnya.

Setelah bertemu dengan hamba Tuhan di Kupang, Rony diajak untuk melakukan pelayanan di Kabupaten Sabu. Namun oleh Bupati Sabu kala itu, Marthen Dira Tome, niat baik Rony ditolak.

” Saya ke Sabu dan komunikasi dengan pak bupati saat itu. Saya sampaikan niat saya untuk buat pelayanan namun ditolak oleh pak bupati. Padahal saya sudah siap sembako 500 paket. Akhirnya kami kembali ke Kupang bersama 500 paket sembako,” ceritanya.

Karena Bupati Sabu menolak, oleh hamba Tuhan tersebut Rony diajak Untuk melakukan pelayanan ke Kabupaten TTS. Rony yang tak tahu apa-apa tentang Kabupaten TTS hanya mengikuti saja ajakan sang hamba Tuhan tersebut.

” Dia bawa saya ke TTS Tahun 2011 untuk buat pelayanan. Kami jalan keliling TTS dan berjumpa dengan Pak Paul Mella yang kala itu masih menjabat Bupati TTS. Saya melihat dari dekat bagaimana penderita masyarakat TTS yang hidup di pelosok kala itu. Hidup dalam serba keterbatasan dan kekurangan,” sebutnya.

Ket Foto. Nampak Mesbah Doa ,Desa Biloto

Setelah 9 Tahun melakukan pelayanan di Kabupaten TTS, Tahun 2019 Rony kembali mendapatkan visi dari Tuhan melalui mimpi. Dalam mimpi tersebut, Rony berada di sebuah Bukit yang lengkap dengan rumah doa yang besar dan pemandangan alam yang masih alami.

Namun Rony sendiri tak tahu dimana bukit itu berada. Secara kebetulan, usai melakukan pelayanan bersama Paul Mella, Rony diajak jalan-jalan ke Desa Biloto, Kecamatan Mollo Selatan. Paul Mella mengajak Rony ke bukit kosong untuk menikmati indahnya pemandangan alam dari atas bukit tersebut. Namun saat berada di atas bukit, Rony tersadar Kalau bukit itulah yang ada dalam mimpinya.

” Saat berada di bukit dan lihat ke bawah, saya langsung kaget, ini persis seperti yang ada dalam mimpi saya,” ujarnya.

Rony lalu menyampaikan niatnya untuk membangun Mezbah Doa di atas bukit tersebut kepada Paul Mella. Ia meminta bantuan Paul Mella untuk bisa mendapatkan tanah tersebut.

Akhirnya, Oktober 2020 dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Mezbah Doa Segala Bangsa dan setahun kemudian atau Oktober 2021 Mezbah doa tersebut selesai dibangun. Bentuk bangunan Mezbah Doa dibuat persis sama dengan yang ada di dalam mimpinya.

Namun karena Pandemi Corona, peresmian Mesbah doa tersebut ditunda hingga 24 Maret 2022.

” Hari ini (Kamis 24 Maret) kita sudah resmikan Mezbah Doa Segala Bangsa ini. Dan rencananya besok, Pak Gubernur NTT, Viktor Laiskodat akan menandatangani batu prasastinya. Pak Gubernur berhalangan, karena hari peresmian dan kunjungan Presiden ke TTS bersamaan,” ungkapnya didampingi ketua Ketua Panitia Pembangunan Mezbah Doa, Paul Mella.

Mezbah doa tersebut dikatakan Rony, bisa digunakan oleh umat Kristen, baik Kristen Protestan maupun Katolik untuk berdoa.

Ia berharap, usai dibangun, Mezbah doa tersebut bisa setiap saat dimanfaatkan untuk berdo, baik oleh perorangan maupun kelompok.

” Bagi umat Kristen yang mau datang berdoa silakan datang. Mari kita sama-sama berdoa dengan kerendahan hati, mohon pertobahan sehingga segala pergumulan yang selama ini dialami Kabupaten ini bisa segera diangkat. Baik persoalan stunting maupun kemiskinan,” ajaknya.

Untuk diketahui acara peresmian Mezbah Doa Segala Bangsa diawali dengan Ibadah yang dipimpin Pendeta Elfi Loa, S.TH, dan yang membawakan kotbah Pendeta Selfi Tan. Acara peresmian Mezbah Doa Segala Bangsa dihadiri Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, Ketua DPRD Propinsi NTT, Emi Nomleni, Wakil Ketua DPRD NTT, Ince Sayuna, pimpinan OPD lingkup Pemda TTS, dan masyarakat Desa Biloto.

Direncanakan hari ini, Jumat 25 Maret 2022 akan dilakukan penandatanganan prasasti peresmian oleh Gubernur NTT dan dilanjutkan dengan pembagian paket sembako bagi masyarakat sekitar Mezbah Doa Segala Bangsa. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

261 komentar

  1. Ping-balik: Suara TTS