oleh

Tingkatkan Kapasitas Masyarakat, Kemendes PDTT Gelar Kegiatan Silvospature di Desa Oni.

Ket Foto. Nampak Direktur Penyerasian Pemanfaatan SDA dan Lingkungan, Kemendes PDTT saat berbicara di hadapan peserta pelatihan.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE- Kementerian Desa, PDTT melalui Direktur Penyerasian pemanfaatan SDA dan Lingkungan menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas masyarakat dalam rangka Pengembangan Silvospature dan revitalisasi kawasan pesisir Kabupaten Timor Tengah Selatan, Selasa 31 Mei 2022 bertempat di Desa Oni, Kecamatan Kualin.

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan pakan ternak dan pupuk dengan Pemateri dari Dinas Peternakan, Litbang dan PMD.Kegiatan dilakukan selama Empat hari mulai 31 Mei – 3 Juni 2022.

DR Sumarlan S.Pd M.Si , Direktur Penyerasian pemanfaatan SDA dan Lingkungan saat diwawancarai menjelaskan Kegiatan ini didesain secara integratif yang dinamakan Silvospature yaitu kegiatan integrasi antara ternak, tanaman pertanian dan kehutanan.

Sementara yang baru dilakukan adalah lahan pertanian dan tanaman kehutanan yang mana saat ini sudah dilakukan dengan baik.

Diharapkan dengan Reproduksi akan memberikan nilai manfaat dan efek ekonomis agar bisa menghantar desa Oni menjadi  daerah tidak tertinggal.

“Saya sarankan selain ternak juga harus ada tanaman keras dan ini sudah dikembangkan di desa Oni.Saya ingin tidak semua yang meningkatkan produktivitas dengan bahan kimia tapi memanfaatkan kotoran ternak”,ujar Sumarlan.

https://www.suaratts.com/dapat-bantuan-32-ekor-sapi-poktan-noefefan-desa-oni-siap-kembangkan/

Terkait pelatihan masyarakat harus punya ketrampilan teknis karna yang dibutuhkan oleh pengembangan ketrampilan untuk kehidupan selanjutnya sesuai dengan kondisi potensi yang ada.

Menurutnya ada  beberapa sub sektor kegiatan yang dilakukan di daerah Argoproresti atau pesisir karna banyak daerah pesisir yang mendapat imbas bencana sehingga pesisir jadi fokus.

Dikatakan daerah Oni punya potensi jadi harus dikembangkan.Dirinya melihat ada potensi yakni Asam Jawa, jagung dan kelor yang bisa ekspor sehingga harus dikembangkan seperti di Malaka

Lebih lanjut dikatakan ada bantuan sapi langsung yang diserahkan ke pemerintah desa untuk pengadaan.

“Saya harap bisa dikembangkan.Ini kerja sama Litbang, Peternakan dan PMD. Harapan saya daerah selatan bisa jadi replikasi dengan cara cara seperti ini”,ujarnya.

Kepala Dinas PMD TTS ,Nikson Nomleni berbicara dihadapan peserta pelatihan hanya memberikan motivasi kepada kelompok peternak.

Ket Foto.Nampak Kepala Dinas PMD TTS, Nikson Nomleni saat berbicara di hadapan peserta pelatihan.

Hal ini bertujuan mendeskripsikan pentingnya kelompok dalam meningkatkan kesejahteraan petani ternak.

Mendorong masyarakat melalui kegiatan tersebut dirinya berharap desa Oni menjadi contoh bagi desa lain. Dikatakan, kelompok harus ada rasa tanggung jawab, memiliki,ikut partisipasi agar kelompok maju dan berkembang.

Pantauan SUARA TTS.COM, hadir pada pembukaan kegiatan tersebut adalah Direktur Penyerasian Pemanfaatan SDA dan Lingkungan Kemendes PDTT, DR Sumarlan dan staf, Kadis PMD TTS Nikson Nomleni, Kadis Peternakan drh Dianar Ati, Tim Inovator Kabupaten Johanis I.Baok, Camat Kualin Jakob Sapay, Kepala Desa Oni Charles Hauteas, Kepala Kualin Icar Penuam dan 40 oran peserta pelatihan.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.