oleh

Tiba di Rumah Duka, Jenazah Korban Tenggelam Disambut Isak Tangis

-Berita-161 Dilihat
Ket. Foto:Nampak kedua korban tenggelam di Embung Oepura sedang dibaringkan di tanah usai dikeluarkan dari dalam Embung

Laporan Reporter SUARA TTS.Com

SUARA TTS.COM | SOE – Usai ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, dua jenazah korban tenggelam di Embung Oepura Desa Oekiu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Usai tiba di rumah duka, isak tangis keluarga langsung pecah menyambut kedatangan dua korban yang terbujur kaku.

Untuk diketahui, Ani Tenis bocah berusia 11 tahun dan kakaknya, Asti Tenis berusia 13 tewas tenggelam di Embung Oepura, Desa Oekiu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS, Minggu 7 November 2021. Keduanya ditemukan berada dalam dasar Embung dengan kondisi tak bernyawa.

                          Ket foto : Nampak Warga Saat Evakuasi Kakak Beradik di Embung Oepura,desa Oekiu, Amanuban Selatan

Kepala Desa Oekiu, Kecamatan Amanuban Selatan Marcelius A. Tenis Tuan kepada SUARA TTS.COM mengatakan, usai ditemukan jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga nampak sangat terpukul atas kepergian kedua korban.

” Jenazah sekarang di rumah duka. Sementara disemayamkan. Malam ini ada ibadah juga,” ungkap Marcelius.

Untuk membantu meringankan beban keluarga yang berduka lanjut Marcelius, pihak desa memberikan bantuan tenda dan kursi.

” Untuk kursi dan tenda duka kami dari pemerintah desa bantu. Kita ingin meringankan beban keluarga yang berduka,” terangnya.

Pihak keluarga sendiri masih melakukan pembicaraan terkait proses pemakaman, tempat dan waktu pemakaman.

” Belum ada keputusan terkait waktu dan tempat pemakaman,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Ani Tenis bocah berusia 11 tahun dan kakaknya, Asti Tenis berusia 13 tewas tenggelam di Embung Oepura, Desa Oekiu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS, Minggu 7 November 2021. Keduanya ditemukan berada dalam dasar Embung dengan kondisi tak bernyawa.

Kepala Desa Oekiu, Kecamatan Amanuban Selatan Marcelius A. Tenis Tuan kepada SUARA TTS.COM menceritakan, Minggu sore sekitar pukul 15.00 WITA, kedua korban bersama sang Ayah, Martinus Tenis pergi ke Embung bermaksud hendak mencuci pakaian. Sesampai di Embung, ayah korban kembali ke rumah dan meninggalkan kedua anaknya mencuci pakaian.

Saat sang kakak sedang mencuci, sang adik masuk ke dalam Embung bermaksud hendak menimba air menggunakan jirgen. Namun karena kurang berhati-hati, dirinya justru jatuh dan tenggelam.

Melihat sang adik tenggelam, sang kakak pun langsung bergegas masuk ke dalam Embung mencoba menolong adiknya. Namun sayang, sang kakak pun ikut tenggelam saat berusaha menolong adiknya.(DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.