oleh

Ternyata Korban Pemukulan Oleh Wabup TTS Sudah Berdamai, Bagaimana Kasus Hukumnya?

-Berita, Hukrim-1474 Dilihat

Ket Foto. Kasat Reskrim Polres TTS, AKP Mahdi Dejan Ibrahim 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Yanner Sesfao, korban dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) TTS, Jhony Army Konay ternyata sudah berdamai dengan Wabup Army. Walaupun diawal sempat berkeras enggan berdamai, namun akhirnya Yanner dan Wabup Army telah berdamai.
” Iya, kedua bela pihak (pelapor dan terlapor) sudah berdamai. Kita sudah dapat informasi itu. Surat damainya sudah kita naikan ke pak Kapolres menunggu disposisi beliau,” ungkap Kasat Reskrim Polres TTS AKP Mahdi Ibrahim kepada SUARA TTS.COM, Senin 14 Maret 2022.
Meski pun sudah berdamai lanjut Mahdi, hingga kini kasus tersebut masih diproses di tingkat penyelidikan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
” Kita masih tetap proses kasusnya. Nanti kita lihat bagaimana disposisi dari Pak Kapolres. Sampai saat ini kita tetap proses sesuai laporan dari pelapor,” ujar pria asal Alor ini.
Yanner Sesfao yang coba dikonfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp hingga kini belum merespon. Padahal diawal kasus ini muncul, Yanner aktif berbicara pada media. Namun kini, Yanner seperti sulit untuk dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten TTS, Jhony Army Konay dipolisikan oleh Yanner Sesfao karena diduga melakukan aksi penganiayaan. Mirisnya, aksi tidak terpuji tersebut terjadi di rumah jabatan wakil bupati TTS, Rabu 2 Maret 2022 sore.

Sebelum menganiaya korban, Wabup Army disebut sempat memaki lalu mendaratkan dua kali pukulan ke wajah korban.
Tak terima dengan perlakuan sang Wabup tersebut, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres TTS guna diproses sesuai aturan hukuman yang berlaku.
Kejadian penganiayaan ini menurut
Yaner, sebagai buntut dari peristiwa pada Selasa 1 Maret 2022. Dimana mobil ambulance yang dikendarai korban sempat ditabrak oleh mobil DH 2 yang dikendarai sendiri oleh Wabup Army.
Mobil korban sendiri sebenarnya sedang parkir di area pertokoan, namun ditabrak oleh mobil DH 2 yang mengenai samping kiri bagian belakang mobil. Akibat tabrakan tersebut, bagian belakang mobil ambulance lecet, bahkan bember belakang sempat terlepas. Sedangkan mobil DH 2 mengalami lecet bagian depan sebelah kiri.
Usai kejadian korban sebenarnya langsung turun dan meminta maaf kepada pelaku. Namun pelaku meminta korban untuk memberitahu kepada Kepala Puskesmas agar mengganti kerusakan mobilnya. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.