oleh

Teres Menangis Histeris Lihat Jenazah Sang Suami Tak Utuh Lagi

-Berita, Hukrim-11937 Dilihat

Ket foto. Nampak Teres Suarez, istri korban sedang menangis

Laporan Reporter SUARA TTS .COM

SUARA TTS.COM | SOE – Teres Suares menangis histeris saat mendapati kondisi sang suami sudah tak bernyawa di dalam hutan Mahoni, Desa Binaus, Kecamatan Mollo Tengah, Jumat 18 Maret 2022. Dirinya tak bisa terima mendapati kondisi sang suami sudah dalam keadaan membusuk dan mulai digerogoti belatung.

Kepada SUARA TTS.COM, Teres bercerita, sang suami, Noantu Da Costa (32) keluar dari rumah di Desa Nulle, Kecamatan Amanuban Barat pada Rabu 9 Maret 2022 pagi untuk bekerja sebagai tukang ojek. Dirinya tidak memiliki firasat buruk sama sekali ketika sang suami keluar dari rumah.

Dirinya baru merasa gelisah dan takut karena hingga malam hari sang suami tak juga pulang ke rumah. Ia lalu mencoba meminta bantuan kerabat untuk mencari tahu keberadaan sang suami. Namun setelah dua hari dicari kemana-mana, korban masih belum ditemukan.

” Kami cari dia mulai dari Rabu malam hingga hari kamis tapi tidak ketemu. Makanya hari Jumat saya bersama keluarga memutuskan untuk lapor polisi,” ungkap Teres.

Pada Kamis malam lanjut Teres, dirinya sempat bermimpi sang suami pulang dan mengajaknya ke pasar. Sampai di pasar, keduamya memungut pakaian di tanah. Ada pakaian yang masih bagus, tapi ada juga yang sudah rusak.

” Tuhan he, tadi malam saya ada mimpi dia pulang, baru kami dua pilih pakaian di tanah. Ternyata itu maksudnya dia mau kasih tanda kalau dia punya jenazah sudah ditemukan. Yang kami dua pilih pakaian di tanah itu yang ini hari saya lihat dia punya baju yang di tanah ini,” ujar Teres sampai menahan tangisnya.

Dirinya mengaku, selama ini korban tidak memiliki musuh. Korban sehari-hari hanya bekerja sebagai tukang ojek.

” Dia sonde ada musuh kakak. Dia setiap hari hanya ojek saja. Di lingkungan kami tinggal, kami baik-baik dengan tetangga,” sebutnya.

Walaupun jenazah korban ditemukan, namun sepeda motor Revo milik korban hingga kini belum ditemukan.

Ket Foto. Nampak pakaian dan tulang tengkorak kepala korban.

Kapolsek Mollo Selatan, Ipda Basilius Don Rena mengatakan, usai ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Soe untuk dilakukan visum. Diduga kuat, korban meninggal tidak wajar. Apa lagi, sepeda motor korban hingga saat ini tidak ditemukan.

” Kita bawa jenazah korban ke RSUD Soe untuk divisum. Untuk sementara kasus ini masih kita Lidik,” ujarnya didampingi Kaur Identifikasi Polres TTS, Bripka Purwanto.

Diberitakan sebelumnya, Noantu Da Costa (32), warga Desa Nulle, Kecamatan Amanuban Selatan yang sempat menghilang selama seminggu akhirnya ditemukan, Jumat 18 Maret 2022 dalam kondisi tak bernyawa di hutan mahoni, Desa Binaus, Kecamatan Mollo Tengah. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan tak utuh lagi.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Epy Oematan yang sedang mengejar babi hutan pada Rabu 16 Maret 2022. Namun karena takut, Epy memilih untuk tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Dirinya justru menceritakan peristiwa tersebut kepada kepada saudaranya, Hiram Oematan.

Penasaran dengan kebenaran cerita Epy, Jumat pagi Hiram memutuskan untuk masuk ke dalam hutan mahoni untuk mengecek kebenaran cerita Epy.

Saat masuk ke dalam hutan, Hiram menemukan tenggokan dan tulang dada korban sudah dalam kondisi terpisah dan membusuk.

* Penulis Dion Kota * Editor Erik Sanu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

8 komentar

  1. Kasuanberhati2 kalau ojek ya, TUHAN lindungilah kelurga yg berduka semoga TUHAN memberkati korban agar tenag di Alam sana Amin