oleh

Tak Mau Tanggung jawab Usai Memiliki Anak, Beny Faot Segera Dipolisikan

-Berita, Hukrim-1209 Dilihat

Ket Foto : Beny Faot

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota

SUARA TTS. COM | SOE – Beny Faot (30) warga Kelurahan Taubneno, Kecamatan Kota Soe akan dipolisikan oleh ET karena tidak mau bertanggung jawab usai ET melahirkan seorang putri hasil hubungan keduanya.

Beny menolak menikahi ET lantaran kini dirinya sudah memiliki wanita lain.
Kepada SUARA TTS. COM, ET mengaku kecewa berat dengan sikap yang ditunjukkan oleh Beny dan keluarganya. Beny dan keluarganya dikatakan ET, hanya mau menerima anak ET dan membayar denda tutup malu tapi menolak untuk menikahi ET.

Kesal dengan sikap Beny tersebut, ET akan melaporkan Beny ke Polres TTS. ET juga akan meminta pendampingan dari Dinas P3A dan Yayasan SSP untuk memperjuangkan keadilan dan haknya.
“ Saya akan bawa masalah ini ke ranah hukum. Saya akan minta pendampingan dari Dinas P3A dan Yayasan SSP,” ungkap ET dengan nada kesal.

ET menceritakan, ia dan Beny sudah berkenalan sejak lama. Namun baru resmi pacaran pada tahun tahun 2019. Hubungan keduanya sempat kandas di tahun 2020 sebelum kembali bersemi pada tahun 2021 hingga ET Hamil dan melahirkan seorang anak pada Maret Tahun 2022.
“ Kami berdua kenal sudah lama dan mulai pacaran sejak tahun 2019. Memang dalam menjalani hubungan ini, kami sering bertengkar, tapi langsung segera baikan. Namun sikap Beny mulai berupa ketika menjalin hubungan dengan wanita lain yang merupakan karyawan Bank Daerah. Beny bahkan menolak menikahi saya. Dia (Beny) hanya mau anak saya dan membayar denda tutup malu,” kisah ET.

Selama ET hamil, diketahui Beny tak pernah menemui dirinya. Bahkan saat ET melahirkan di Kupang melalui operasi sesar, Beny juga tak mendampingi dirinya. Selain itu, Beny juga tidak pernah memberikan nafkah untuk ET dan anaknya.

ET dan keluarga sebenarnya sudah mencoba mendekati Beny dan keluarganya untuk meminta pertanggung jawaban. Namun dalam empat kali pertemuan, Beny tetap menolak untuk menikahi ET. Beny hanya mau menerima anaknya dan membayar denda tutup malu.
“ Saya dan keluarga sudah mencoba mendekati Beny untuk meminta pertanggung jawaban sejak Maret lalu. Namun hingga Juli, Beny dan keluarga tetap menolak bertanggung jawab,” ujarnya.

Beny yang dikonfirmasi terpisah tak menampik jika dirinya menolak menikahi ET walaupun sudah memiliki anak dari ET. Beny siap menerima anak ET dan membayar denda tutup malu, namun tak ingin menikahi ET.
Beny mengaku, saat ini dirinya sudah memiliki wanita lain yang akan segera ia nikahi.

Ia beralasan enggan untuk menikahi ET karena sejak awal ET Hamil, ET tidak memberikan kepastian akan hubungan keduanya. ET disebut Beny tidak pernah membawa keluarganya untuk bertemu Beny dan keluarganya.
“ kakak, dari awal saya sudah suruh dia testpack tapi tidak mau. Saya suruh bawa dia punya keluarga untuk ketemu saya dan keluarga,dia juga tidak mau. Sekarang saya sudah punya wanita lain sebagai calon istri saya, jadi saya tidak bisa menikah dengan dia (ET). Saya bersedia bayar denda tutup malu dan terima anak saya, tapi tidak bisa saya nikah dengan dia,” sebut Beny.

Beny mengaku siap mengikuti proses hukum jika nantinya ET melaporkan dirinya ke pihak kepolisian.
“ saya ikut saja kakak kalau dia lapor saya ke polisi,” papar Beny. (DK)

Editor: Erik Sanu 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.