oleh

Siswa SMP Sint Vianney Soe Harumkan TTS Di Ajang KSN

-Berita-289 Dilihat

Ket. Foto:Nampak Kepala Sekolah SMPK Sint Vianney Soe, Romo Johannes A. Tnomel dan Marcelus Valerio Leo sedang melakukan foto bersama dengan tiga siswa SMPK Sint Vianney Soe yang ikut dalam KSN Tahun 2021

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

SUARA TTS .COM | SOE – Reynard Alexander Koenunu (13), siswa Kelas IX SMP Sint Vianney Soe sukses mengharumkan nama Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)  di ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) Tahun 2021.

Menyisihkan sekitar 57.000 pesaingnya, Reynard sukses mengondol medali perunggu pada ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Kepada SUARA TTS .COM, Senin 15 November 202, Reynard menceritakan perjuangannya hingga bisa meraih medali perunggu.

Ajang KSN sendiri sebenarnya bukanlah ajang yang baru diikutinya. Ia diketahui sudah tiga kali mengikuti ajang tersebut.

Pada tahun 2019, Reynard mengikuti seleksi ajang tersebut namun belum mampu lolos ke babak final. Hasil yang sama juga ia dapatkan pada tahun 2020.

Belajar dari dua pengalaman sebelumnya, Reynard mempersiapkan dirinya lebih baik untuk mengikuti ajang tersebut di Tahun 2021. Didampingi guru IPS-nya, Marcelus Valerio Leo (26), Reynard mempersiapkan dirinya secara baik.

” Pengalaman dua tahun sebelumnya membuat saya mempersiapkan diri lebih baik,” ungkap Reynard.

Kegagalan dua tahun sebelumnya menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik di tahun ini.

Kerja keras dan ketekunannya berhasil membuahkan medali perunggu untuk mata pelajaran IPS.

” Saya bersyukur karena kerja keras dan ketekunan saya membuahkan hasil yang baik,”ujarnya.

Selain Reynard, dua siswa Sint Vianney lainnya yang juga ikut dalam event tersebut yaitu, David Robinson Liufetto (14) pada mata pelajaran IPA dan Christopher Benjamin Sahetapy Engel (13) pada mata pelajaran IPS.

Robinson meraih Juara harapan sedangkan Christopher berhasil masuk babak Final.

Keduanya mengaku, mengikuti event tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga. Keduanya bersyukur karena bisa masuk babak final dan meraih juara harapan.

” Ini menjadi pembelajaran untuk kami agar terus membenahi diri agar menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Walaupun belum mampu mempersembahkan medali, namun pencapaian ini tetap kami syukuri,” ujar keduanya.

* Prestasi Yang Luar Biasa

Kepala Sekolah SMPK Sint Vianney Soe, Romo Johannes A. Tnomel bersyukur atas pencapaian ketiga siswanya di ajang KSN tahun ini. Pencapaian tersebut diikatakannya sebagai pencapaian yang luar biasa.

Pasalnya, dalam event tersebut para siswa SMP Sint Vianney harus bersaing dengan siswa-siswa dari ribuan sekolah yang ada di Indonesia.

” Ini pencapaian yang luar biasa karena persaingannya sangat ketat. Dimana ada 57.000 pelajar se-Indonesia yang ikut dalam event tersebut,” ungkapnya.

Prestasi tersebut lanjut pria yang akrab disapa Romo Ento ini, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi para siswa-siswinya untuk berprestasi.

Pasalnya, setiap tahun ada berbagai perlombaan yang digelar pemerintah.

” Kita berharap prestasi yang diraih ketiga siswa kami di ajang KSN tahun ini bisa menjadi pelecut para siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi,” harapnya.

Ditambahkan Marcelus Valerio Leo (26), guru IPS yang mendampingi peserta KSN, berharap kedepan ada siswa-siswi dari SMPK Sint Vianney yang mampu melampaui prestasi yang diraih tahun ini.

Ditanya terkait kendala saat mendampingi peserta KSN, Marcelus mengaku, jaringan internet sempat menjadi kendala.

Karena adanya pandemi virus Corona, terpaksa pendampingan dilakukan secara online. Sedangkan koneksi jaringan internet kurang baik.

“Mulai dari tahapan seleksi kabupaten hingga provinsi, kita lakukan pendampingan secara online karena adanya Pandemi Virus Corona.

Sedangkan koneksi jaringan internet kurang baik. Hal Ini menjadi kendala untuk kami. Barulah pada tahap babak final, pendampingan dilakukan secara tatap muka,” terangnya. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.