oleh

Setelah 17 Tahun, Akhirnya Permintaan Warga Nonohonis Terjawab

-Berita-193 Dilihat

Ket. Foto: Nampak Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan sedang memantau pekerjaan jalan rabat beton di kelurahan Nonohonis.

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

SUARA TTS .COM | SOE – Penantian panjang warga RT 1/ RW 1 Kelurahan Nonohonis, Kecamatan Kota Soe akan fasilitas jalan lingkungan akhirnya terjawab di penghujung tahun 2021.

Butuh 17 tahun bagi masyarakat Nonohonis agar permintaannya bisa dijawab oleh pemerintah.

” Kami sejak tahun 2004 ini hanya minta satu saja, agar jalan lingkungan di RT kami bisa diperhatikan. Dari pemimpin ke pemimpin yang kami minta hanya itu, tapi sulit sekali untuk dijawab. Akhirnya tahun ini baru permintaan kami dijawab oleh pemerintah,” ungkap warga Nonohonis, Tamnauto Pace kepada SUARA TTS .COM, Sabtu 27 November 2021.

Untuk diketahui, akses jalan lingkungan di dua RT di RW 1 masih berupa bebatuan karang. Akses jalan itu  dibuka tahun 1996 pasca dibentuknya Kelurahan Nonohonis. Sejak dibuka, belum ada peningkatan jalan tersebut.

Masyarakat terus dijanjikan akan dibangun jalan lingkungan tapi janji tersebut hanya isapan jempol semata.

Barulah di tahun 2021, lewat jalur aspirasi, kerinduan masyarakat Nonohonis akhirnya terjawab.

” Orang politik datang tanya kami mau apa, kami hanya jawab satu saja, kami minta perhatikan jalan kami. Tapi itu pun sulit. Ada juga orang birokrasi yang datang, kami sampaikan hal yang sama tapi kami hanya dapat janji. Baru tahun ini akhirnya apa yang kami rindukan bisa terjawab lewat perjuangan Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan,” ujar Pace.

Untuk diketahui, tahun ini lewat APBD perubahan dilakukan pembangunan jalan rabat beton di lingkungan RT 1 sepanjang 285 meter dan lebat 3 meter.

Jalan yang menghabiskan anggaran senilai 190 juta tersebut dikerjakan dengan sistem padat karya oleh kelompok masyarakat setempat melalui program Kotaku.

Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan mengatakan sejak awal dirinya menjabat sebagai Anggota DPRD TTS, aspirasi terkait pembangunan jalan lingkungan tersebut sudah diterima dan diperjuangkan olehnya.

Namun karena alasan jalan tersebut belum menjadi prioritas, pembangunan jalan tersebut terus tertunda hingga tahun 2021 ini.

” Dari periode pertama itu, saya sudah perjuangan untuk dikerjakan tapi sulit sekali dikerjakan oleh pemerintah. Pemerintah beralasan jalan tersebut belum menjadi prioritas. Barulah tahun ini aspirasi tersebut akhirnya terjawab,” terang Usfunan.

Pekerjaan jalan rabat beton sendiri sudah mulai dikerjakan beberapa hari yang lalu. Ditargetkan pada 10 Desember mendatang pekerjaan jalan tersebut akan selesai dikerjakan. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.