oleh

Sekda TTS Harap HAKLI Bantu Pemda Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrim

Ket Foto. Nampak Suasana Pelantikan pengurus HAKLI TTS.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu 

SUARA TTS.COM | SOE – Badan Pengurus Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia ( HAKLI) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dilantik,Jumat ( 29/07/2022) di Aula Hotel Timor Megah Kota SoE.

Bandan Pengurus HAKLI TTS dilantik oleh Ketua HAKLI NTT,Jhon Takesan diantaranya Ketua, Ofrin Tampani, SKM, Sekretaris Nelson Sulla, SKM., MMB, Bendahara Hety Tumeluk, AMd Kes.

Ketua HAKLI NTT,Jhon Takesan dalam sambutannya mengatakan bahwa HAKLI adalah organisasi profesi sebagai wadah pemersatu dan pembina profesi kesehatan lingkungan yang khas, beragam, dan berjenjang.

Dikatakan,latar belakang pendidikan tersebut mempunyai tujuan untuk meningkatkan daya hasil guna para anggotanya dalam mengabdikan diri secara profesional guna meningkatkan dan mengembangkan kesehatan lingkungan agar lebih berdayaguna bagi peningkatan profesi dan pembangunan kesehatan lingkungan di tengah masyarakat.

Sekda TTS, Seperius Edison Sipa didampingi pengurus HAKLI Provinsi NTT.

Sementara itu Sekda TTS Drs. Seperius Edison Sipa M.Si pada kesempatan tersebut mengatakan Pemerintah Daerah menyambut baik kegiatan HAKLI atas kehadirannya di Kabupaten TTS.

Menurut mantan Kepala Dinas P K TTS, dengan dibentuknya organisasi ini dapat membantu Pemerintah Daerah dalam menurunkan angka stunting.

Sekda Sipa juga berharap agar penuntasan Sanitasi Kebersihan lingkungan dapat juga menekan angka kemiskinan ekstrim yang berdampak pada timbulnya angka stunting yang tinggi dilingkungan masyarakat yang tidak bersih.

“kita berharap dibentuknya organisasi HAKLI dapat memberantas dua hal penting yang urgen di TTS yakni Stunting dan Kemiskinan Ekstrim,” Ujar Edison Sipa

Diakhir sambutannya, Sekda Sipa menyampaikan terimakasih kepada Ketua dan pengurus HAKLI Propinsi NTT yang telah membentuk dan melantik badan pengurus HAKLI TTS untuk membantu Pemerintah Daerah menuntaskan masalah Stunting dan Kemiskinan Ekstrim.(ES).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.