oleh

Sadis, Di TTS, Istri Habisi Suami Dengan Sebilah Parang, 

-Berita, Hukrim-204 Dilihat

Ket Foto: Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Mahdi Dejan Ibrahim

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

 

SUARA TTS .COM | SOE – Kasus pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten TTS, Tepatnya di Desa Kesetnana, Kamis 11 November 2021 malam. Mirisnya, sang pelaku merupakan istri dari korban sendiri.

Hutiana Litik (52) tega menghabisi suaminya, Soleman Manaka(58) dengan menggunakan sebilah parang. Pelaku dengan brutal memotong tubuh korban hingga korban tewas ditempat. Korban meninggal dengan luka hampir disekujur tubuhnya akibat ditebas pelaku menggunakan sebilah parang.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Mahdi Ibrahim kepada SUARA TTS, Jumat 12 November 2021 mengatakan, pelaku telah diamankan dan sementara dilakukan pemeriksaan guna mengetahui motif di balik aksi sadisnya tersebut.

” Pelaku semalam langsung kita amankan dan sementara menjalani pemeriksaan untuk mengetahui motif dari aksi pembunuhan tersebut,” terang Mahdi.

Berdasarkan keterangan saksi, Yustua Manaka (31) yang merupakan anak korban, sekitar pukul 19.00 Wita saksi pulang kerja dan mendapati pintu depan dan pintu belakang rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Hal ini membuat saksi curiga. Saksi lalu mendobrak pintu depan lalu masuk ke dalam.

Setelah masuk ke dalam rumah, ia mendapati korban dan pelaku berada di dalam kamar lalu mendengar suara pelaku berteriak – teriak dan mendengar bunyi benda yang sangat keras seperti sedang memotong sesuatu. Ia lalu mencoba memanggil korban, namun tidak ada jawaban.

Karena tidak ada jawaban, saksi berlari keluar rumah hendak meminta bantuan. Saksi bertemu Yerus Manaka lalu bersama-sama kembali ke rumah korban.

Keduanya berusaha memanggil pelaku dan membujuknya untuk keluar, tapi pelaku justru mengaku telah menghabisi nyawa korban.

Mendengar jawaban pelaku tersebut, saksi lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

” Setelah mendapat informasi tersebut, unit identifikasi langsung menuju ke TKP dan setiba di TKP tersangka masih sementara memegang parang dan berada di dalam kamar. Dan setelah itu piket SPKT dibantu oleh masyarakat setempat berusaha menenangkan pelaku kemudian di amankan di Polres TTS untuk proses hukum lebih lanjut,” terangnya. ( DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.