oleh

Rencana Aktifkan Kembali Pasar Kobelete, Egy : Konsep Harus Dari Masyarakat

-Berita, bisnis-303 Dilihat

Ket Foto. Nampak Suasana pertemuan warga bersama wakil ketua DPRD TTS, Religius Usfunan

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE- Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan, Senin 7 Januari 2022 melakukan tatap muka dengan warga Kobelete di lokasi pasar kobelete. Pertemuan tersebut guna membahas terkait rencana aktifkan kembali pasar kobelete.

Namun saat dialog berlangsung, muncul aspirasi dari pihak keluarga Taneo (keluarga yang menyerahkan tanah ke Pemda TTS) agar pasar kobelete diubah fungsi menjadi area rekreasi atau sarana olahraga.

Karena masih ada dualisme, maka Religius meminta agar masyarakat dan keluarga Taneo bisa membicarakan kembali konsep yang tepat untuk pasar Kobelete.

Apakah mau difungsikan kembali sebagai pasar ataukah diubah fungsinya. Pasalnya saat ini lokasi pasar kobelete sendiri tidak lagi difungsikan sebagai pasar melainkan difungsikan sebagai tempat tinggal oleh kurang lebih 32 kepala keluarga.

” Konsep harus dari masyarakat. Kita kembalikan kepada masyarakat dan pihak keluarga Taneo mau seperti dengan lokasi pasar kobelete ini. Apakah mau difungsikan kembali jadi pasar atau diubah fungsinya menjadi tempat olahraga atau tempat rekreasi. Jika konsepnya sudah ada baru kita komunikasikan dengan pemerintah.

Prinsipnya kita DPRD siap dukung,” ungkap pria yang akrab disapa Egi ini.

Lurah Kota Soe, Rihi Radja mengaku kaget ketika mendapat informasi jika ada kelompok warga yang menghadap pak bupati dan minta pasar kobelete dihidupkan kembali. Tetapi dilain pihak, dari keluarga Taneo meminta agar lokasi tersebut diubah fungsinya tidak lagi menjadi pasar.

” Kita kembalikan ke masyarakat dan pihak keluarga Taneo untuk bicarakan mau seperti apa dengan lokasi ini. Kalau konsepnya sudah satu baru sampaikan ke saya dan akan saya sampaikan ke pemerintah (Bupati dan DPRD).

Prinsipnya kita dari kelurahan dukung untuk memanfaatkan lokasi ini guna peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.

Pantauan SUARA TTS.COM, dalam dialog tersebut diikuti oleh warga Kobelete, warga yang menempati Pasar Kobelete, Keluarga Taneo, Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan dan Lurah Kota Soe, Rihi Radja. Pertemuan berlangsung kurang lebih 45 menit. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.