oleh

Rektor IAKN Kupang Merasa Tertipu Oleh Bupati TTS

-Berita-2347 Dilihat

Ket. Foto: Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Dr. Harun Y. Natonis.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Dr. Harun Y. Natonis merasa tertipu oleh Bupati TTS, Egusem Piether Tahun terkait pekerjaan jalan Bonleu.

Hal ini bermula ketika dirinya menfasilitasi pembukaan kembali air Bonleu ke Kota Soe pada November 2021 lalu. Saat bertemu dengan Bupati Tahun di Rujab Bupati TTS, Bupati Tahun berjanji akan langsung menurunkan alat berat ke Bonleu dan mengerjakan jalan Bonleu pada tahun 2022 asalkan masyarakat Bonleu mau membuka kembali air tersebut sehingga bisa mengalir ke Kota Soe.

Janji Bupati Tahun tersebutlah yang digunakan oleh Rektor Harun untuk meluluhkan hati tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat Bonleu sehingga air Bonleu akhirnya dilepas ke Kota Soe.

Namun usai dilepas, justru Bupati Tahun tak menepati janjinya untuk mengerjakan jalan Bonleu di tahun 2022. Hal ini terlihat dari dokumen APBD Tahun 2022 dimana tidak ada item pekerjaan jalan Bonleu.

” Saya merasa seperti ditipu oleh pak bupati. Kalau seperti ini akhirnya masyarakat bisa hilang kepercayaan,” ungkap Rektor Harun kepada SUARA TTS.COM, Jumat 4 Februari 2022 melalui sambungan telepon.

Dirinya bertanya-tanya akan sikap Pemda yang seperti menganaktirikan masyarakat Bonleu. Padahal, masyarakat Bonleu hanya meminta pembangunan jalan, yang merupakan kewajiban pemerintah.

Dirinya juga mengaku tidak setuju dengan kebijaksanaan pemerintah yang seperti menciptakan sumber air tandingan untuk sumber air Bonleu. Kebijakan tersebut dinilai hanya akan memboroskan anggaran.

” Hae, ini air Bonleu sudah ada. Sumber air terbesar di pulau Timor yang menghidupi sebagian besar pulau Timor. Untuk apa lagi buat sumber air tandingan. Nanti kasih keluar anggaran lagi untuk pembuatan jaringan dan lain-lain. Saya tidak setuju dengan kebijakan tersebut,” tandasnya.

Dalam waktu dekat, dirinya akan bertemu dengan Bupati Tahun untuk membahas hal tersebut. Dirinya tetap mendorong pemerintah untuk menepati janji membangun akses jalan Bonleu.

” Dalam waktu dekat saya akan segera bertemu dengan Pak Bupati untuk membicarakan hal ini. Saya akan mendorong agar Bupati Tahun menepati janjinya,” sebut Rektor Harun.

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun belum berhasil dikonfirmasi terkait pernyataan Rektor IAKN tersebut. Dihubungi via telepon dan pesan WhatsApp, Bupati Tahun belum menjawab. (DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar

  1. Pak Harunadalah Teman Kuliah Satu Angkatan dg saya Saya Percaya Maksud Dan Niat Baik Pak Harun Akan Di Sampaikan Dengan Baik Dan di Terima Dengan Baik Oleh Om Epy Tahun Yang Juga Adalah Saudara saya.Semua akan Memjadi Baik Bagi TTS.