oleh

Pospera dan Araksi Dukung Proses Hukum Terhadap Bupati Tahun

-Berita, Politik-218 Dilihat

Ket Foto. Ketua ARAKSI Afred Baun dan Ketua DPC Pospera Yerim Yoss Fallo .

Laporan Reporter SUARA TTS .COM

SUARA TTS.COM | SOE – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten TTS dan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Araksi) mendukung penuh proses hukum terhadap Bupati TTS, Egusem Piether Tahun yang dilaporkan ke polisi oleh DRPD TTS dan Partai Politik atas dugaan pencemaran nama baik.

Pospera maupun Araksi berharap pihak kepolisian bisa bekerja secara profesional dalam menangani kasus tersebut.
” Kita dukung langkah yang diambil DPRD dan Partai Politik menyikapi dugaan pencemaran nama baik tersebut. Biarkan hukum yang menentukan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak dalam sambutan Bupati Tahun ketika menyerahkan alsintan kepada kelompok tani tersebut,” ungkap Alfred Baun, Ketua Araksi kepada SUARA TTS.COM, Senin 21 Maret 2022.

Mengingat sejarah perseteruan antara Bupati Tahun dan anggota DPRD TTS yang sempat berakhir damai di Beta Punk Cafe, Alfred meminta agar kali hal yang sama itu tidak terulang lagi.
” Jangan ada kesan pukul peluk. Lapor habis damai lagi. Biarkan hukum yang menentukan siapa yang salah, siapa yang benar. Kalau memang terpaksa harus berdamai, harus ada alasan yang kuat, jangan alasan perasaan atau kurang enak hati. Kalau perasaan atau kurang hati lebih baik tidak usah melapor dari awal,” ujar Alfred.

Ketua Pospera Kabupaten TTS, Yerim Yos Fallo mengatakan, pihaknya mendukung proses hukum yang sementara berjalan di Polres TTS. Semua orang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Proses tersebut akan memberikan kepastian hukum terhadap dugaan pencemaran nama baik tersebut.
” Kita dukung proses hukum yang sementara berjalan di Polres TTS. Kasus Ini memberikan pelajaran untuk kita agar sebelum berbicara, setiap kata yang akan keluar dari mulut itu harus kita pikirkan baik-baik baru di ucapkan sehingga tidak merugikan orang lain dan bisa berdampak hukum,” sebut Yerim.

Diberitakan sebelumnya, Enam partai politik di Kabupaten TTS akhirnya resmi mempolisikan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun ke Polres TTS, Sabtu 19 Maret 2022 sekitar pukul 13.00 WITA. Keenam partai politik tersebut yaitu, PDI Perjuangan, PKPI, HANURA, PAN, NASDEM dan GERINDRA.
Laporan Polisi dengan Nomor Pol: LP/ B/ 80 / 111/2022/SPKT. POLRES TTS POLDA NTT, tertanggal 19 Maret 2022, yang ditandatangani oleh Kanit SPKT Polres TTS Aiptu N Simanjuntak.
Bupati Tahun dipolisikan karena diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap partai politik dengan menyebut 1. Partai politik napoiba kit (partai politik omong kosong kita dan tidak berjuang untuk rakyat) 2. Ada yang bilang saya berjuang, omong kosong (Poi Oke). 3. Atone net Hem fuil Poi oke ( orang mau datang bujuk kamu omong kosong) yang diutarakan Bupati Tahun saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan bantuan alsintan di Dinas Pertanian Kabupaten TTS pada tanggal 25 Februari lalu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten TTS, Mordekai Liu mengatakan laporan polisi yang dibuat langsung ditindaklanjuti Polres TTS dengan melakukan BAP awal. Dalam pemeriksaan awal tersebut, pasal yang dikenakan yaitu pasal 310 KUHP yang berbunyi Barang siapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.