oleh

Polisi Lakukan Autopsi Terhadap Jasad Nuanto Da Costa.

-Berita, Hukrim-946 Dilihat

Ket Foto.Nampak suasana autopsi terhadap jasad korban Nuanto Da costa

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE- Polres TTS dan tim Bidokes Polda NTT melakukan autopsi terhadap jasad, tulang-tulang dan tengkorak korban dugaan pembunuhan Nuanto Da costa (32), Warga RT 22, RW 01, Desa Nulle, Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten TTS, Selasa (07/06/2022.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban yang ditemukan jasadnya tersisa tengkorak di Hutan Oemusi Desa Binaus pada 18 Maret 2022 lalu.

Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Helmi Wildan, SH menjelaskan bahwa hingga saat ini penydik belum mengantongi pelaku pembunuhan terhadap Warga Desa Nulle itu.
Namun demikian, penyidik masih terus melakukan penyelidikan terhadap guna mengungkap kasus tersebut.

” Penyidik harus memastikan penyebab kematian korban secara detail dan terang benderang sehingga dipandang perlu mengajukan permohonan outopsi kepada ahli Bid Dokes Rumah Sakit Bhyangkara Polda NTT untuk melakukan Autopsi terhadap jasad korban yang terdiri dari sisa tulang-tulang dan tengkorak korban yang separuhnya sudah habis di lahap hewan ” Katanya.

https://www.suaratts.com/teres-menangis-histeris-lihat-jenazah-sang-suami-tak-utuh-lagi/

Ia berharap setelah dilakukan Autopsi terhadap tulang-tulang korban oleh Bidokes Polda NTT, juga akan melakukan uji DNA ke Puslabfor Bareskrim Polri untuk memastikan secara laboratoris tentang identitas korban.

Selain itu pihaknya akan membawa sampel DNA dari kedua orang tua koban sebagai pembanding untuk selanjutnya dijadikan sebagai petunjuk dasar melakukan penyelidikan.

Kasat Helmi juga berharap keterbukaan informasi dari keluarga korban ataupun masyarakat yang mengetahui agar bisa menghubungi penyidik.

Lebih lanjut dikatakan, kasus ini masih berstatus penyelidikan. Hingga saat sudah 7 orang saksi yang sudah dimintai keterangan baik dari pihak keluarga dan masyarakat Desa Binaus yang awal pertama melihat jasad korban.

“Dari ke 7 orang saksi tersebut yang sudah dimintai keterangan belum ada satu orang yang keteranganya mengarah ke obyek persoalan,sehingga kita perlu melakukan autopsi dan tes uji DNA yang di lakukan hari ini oleh ahli Forensik Bidokes RS Bhayangkara Kupang dan Puslabfor Bareskrim Polri nanti.” Tutup Kasat Helmi.

Ket Foto.Nampak Polisi Sedang melakukan autopsi.

Pantauan wartawan di lokasi autopsi ,kegiatan berlangsung pukul 12:30 dan berakhir pukul 13:40 WITA.

Autopsi dipimpin tim Bidokes Polda NTT antara lain AKBP dr.Edi Syahputra Hasibuan,Sp.KF.MH.Kes Kasubid Bid Dokpol Bidokes Polda NTT, Briptu Dian Nofitasari Umbu Nay,SKM. Banum Doksik I Bidokes Polda NTT , Bripda Saint Valentino Tefnay.Kep.Amd Banum Doksis II Bidokes Polda NTT.

Sedangkan tim Polres TTS dipimpin Kasat Samapta AKP David Neto yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Helmi Wildan.SH , KBO Sat Intelkam Ipda Erwin F Lalang , Kapolsek Amanuban Barat Ipda Jenedi Lian.SH.

Autopsi dilakukan secara tertutup dihadiri oleh ayah korban Juan Dorego sedangkan kurang lebih 50 orang warga yang hadir menyaksikan dari luar tenda.(Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.