oleh

Plafon Gedung DPRD TTS Rubuh, Terdampak Cuaca Ekstrim Gelombang Russbye

-Berita-472 Dilihat

Ket. Foto : Nampak kondisi plafon gedung DPRD TTS yang ambruk

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota

SUARA TTS. COM | SOE – Gedung DPRD TTS ikut terdampak cuaca ekstrim yang melanda kabupaten TTS sepekan terakhir akibat adanya gelombang Russbye. Plafon ruang sidang paripurna DPRD TTS ambruk pada Minggu 3 Juli 2022. Hampir setengah plafon ruang lantai dua tersebut ambruk. Pasca ambruk, petugas kebersihan Sekertariat DPRD TTS langsung membersihkan plafon yang ambruk itu.

Wakil ketua DPRD TTS, Religius Usfunan mengatakan, plafon gypsum tersebut ambruk pada minggu malam. Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. Pasalnya saat kejadian, tidak ada orang di ruang lantai tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa Egi tersebut, kemungkinan ambruknya plafon tersebut disebabkan karena suhu dingin yang sudah sepekan terjadi. Suhu dingin tersebut memicu tingginya kelembapan sehingga menyebabkan plafon ambruk.

“ kemungkinan karenanya kelembapannya tinggi membuat plafon gypsum tersebut mengembang dan ambruk,” ungkap Egi kepada SUARA TTS. COM, Senin 4 Juli 2022. Ket Foto Nampak material plafon yang ambruk

Ditanya apakah kondisi tersebut mengganggu jadwal sidang DPRD TTS, Egi mengatakan, pihaknya akan meminta pihak Sekertariat untuk memanggil petugas teknis untuk mengecek kondisi plafon secara keseluruhan. Apa bila berisiko, maka ruang sidang akan dipindahkan ke aula Mutis atau gedung DPRD TTS yang lama. Jika tidak bisa, maka sidang paripurna akan berlangsung secara virtual.

“ jadwal sidang kita pada Rabu mendatang, namun esok kita minta agar tim teknis cek kondisi plafon yang masih ada. Apakah masih kuat, atau tidak. Jika terlalu beresiko, maka sebaiknya semuanya dirubuhkan dan sidang paripurna kita pindahkan ke tempat lain atau kita lakukan secara virtual,” ujarnya.

Pasca ambruknya plafon tersebut, pihaknya akan mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki kerusakan yang ada.

“ nanti petugas teknis cek semua, baru kita alokasikan anggaran untuk perbaiki kerusakan yang ada,” pungkasnya. ( DK)

Editor.Erik Sanu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.