oleh

Pendidikan Seks Untuk Anak Bukan Hal Yang Tabu, Justru Penting

-Berita-190 Dilihat

Ket. Foto;Nampak suasana dialog dengan orang tua anak tentang perlindungan anak, pendidikan seks, kesehatan reproduksi, perkawinan anak dan pola pengasuhan anak yang digelar SSP Soe, Selasa 7 Desember 2021 di aula kantor Yayasan SSP Soe.

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

SUARA TTS .COM | SOE – Hingga kini masih banyak orang tua yang merasa tabu ketika membicarakan pendidikan seks kepada anak. Padahal, pengetahuan tentang seks sangat penting diketahui oleh anak.

Hal ini, untuk memberikan pengetahuan kepada anak tentang jenis kelamin dan perkembangannya.
Direktur Yayasan SSP, Rambu Atanau Mella mengatakan, lewat pendidikan seks, anak akan mengenali tentang jenis kelamin, fungsi alat kelamin, bagaimana perkembangan alat kelamin, tentang alat reproduksinya, tentang menstruasi, mimpi basah dan munculnya birahi sebagai dampak dari perubahan hormon pada tubuh.

” Masih banyak orang tua yang marah ketika anaknya berbicara tentang pendidikan seks karena menurut orang tua hal itu sangat tabu dibicarakan anak-anak.

Padahal pengetahuan tentang pendidikan seks ini sangat penting untuk anak. Di Indonesia, setiap tahunnya ada 2,5 perempuan yang melakukan aborsi dan 30 persennya masih berstatus anak. Hal ini tak lepas dari minimnya pengetahuan anak tentang pendidikan seks dan pola asuh orang tua yang salah sehingga menyebabkan anak terjerumus pada perilaku seks bebas,” ungkap Rambu dalam acara
dialog dengan orang tua anak tentang perlindungan anak, pendidikan seks, kesehatan reproduksi, perkawinan anak dan pola pengasuhan anak yang digelar SSP Soe, Selasa 7 Desember 2021.

Terkait pola asuh anak, Rambu menyarankan agar orang tua sebaiknya mengasuh sendiri anaknya. Pola asuh yang benar sejak dini, akan membentuk karakter anak yang baik.

Dalam mendidik anak, komunikasi yang intens antara orang tua dan anak sangat penting. Selain itu, kegiatan berdoa bersama dan makan bersama anak juga sangat penting dilakukan orang tua dalam mengasuh anak.

” Orang tua harus mengasuh anaknya secara baik sejak masih kecil karena itu akan membentuk karakter anak ketika dewasa nantinya,” ujar wanita berkaca mata ini.

Kegiatan dialog dengan orang tua anak tentang perlindungan anak, pendidikan seks, kesehatan reproduksi, perkawinan anak dan pola pengasuhan anak mendapatkan sambutan baik dari para peserta.

Banyak hal baru yang didapat peserta melalui kegiatan tersebut seperti pentingnya pendidikan seks kepada anak, pola asuh yang baik dan hak-hak anak. Diakui peserta, selama ini masih banyak orang tua yang merasa tabu ketika berbicara tentang seks kepada anak-anaknya.

Selain itu, masih banyak orang tua yang menyerahkan pengasuhan anaknya kepada orang lain karena kesibukan orang tua.

” Banyak anak yang terlantar karena pola asuh yang tidak benar. Banyak juga anak yang terjerumus pada perilaku seks bebas karena tidak mendapatkan pendidikan seks dari orang tuanya,” terang Since.

Oleh sebab itu, para peserta berharap, kegiatan serupa bisa lebih sering digelar orang memberikan pemahaman kepada orang tua dalam mengasuh anak-anak.
” Ini kegiatan yang bagus. Akan sangat baik kalau kegiatan seperti ini bisa digelar lebih sering dan melibatkan lebih banyak orang tua lagi,” pintanya. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.