oleh

Pemda TTS Mulai Lakukan Penertiban Aset Daerah

-Berita-211 Dilihat

Ket Foto : Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun (baju putih)

Laporan Reporter SUARA TTS .COM

Suara TTS .Com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mulai melakukan penertiban seluruh aset daerah.

Penertiban dilakukan menindaklanjuti kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi melalui penandatanganan MoU beberapa waktu lalu.

Dalam MoU tersebut,Penertiban aset diimplementasikan mulai tahun 2021 sampai tahun 2023.

Hal ini diungkapkan Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun saat mengunjungi lokasi Civic center.
Sesuai pantauan suara TTS.com melalui  live Facebook pada grup Bupati TTS, Rabu 17 November 2021,Bupati Epy berkunjung guna melihat lebih dekat pembersihan dan penanaman pohon di lokasi tersebut.

Bupati Epy mengatakan sesuai Rencana Detail Tata Ruang,
Civic Centel nantinya akan dibangun rumah jabatan Bupati dan wakil Bupati, Pengadilan, ataupun kejaksaan

“Kita hanya tindaklanjuti hasil kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi terkait penertiban aset.
Kita sudah tanda tangan MoU sehingga mulai implementasikan sekarang sampai tahun 2023”,ujar Ketua DPD II Partai Golkar TTS ini.

Ditanya terkait ada bangunan rumah masyarakat diatas lahan pemerintah, Bupati Epy mengatakan akan ada verifikasi ulang data.

Pemda sudah bentuk tim yang akan mendata ulang. Ia mencontohkan saat pendataan waktu lalu ada warga yang namanya tidak ada namun bisa saja saat pendataan ulang namanya ada.

Sesuai data waktu lalu ada kurang lebih 300an warga yang membangun rumah diatas lahan pemerintah.

Masih menurutnya, Pemda menawarkan beberapa alternatif antara lain kontrak tanah jikalau belum punya tempat untuk pindah.

Yang ke dua mau pindah tapi bertahap sehingga akan diberi rentang waktu.

Lebih lanjut dikatakan Penertiban aset tidak hanya di Civic Centel namun semua aset di wilayah Kabupaten TTS.

Aset pemerintah antara lain Pasar Kapan , Pasar Inpres, Lapangan Boibalan, Sekolah sekolah di TTS, fasilitas umum seperti kantor desa, termasuk kendaraan dinas.

“Penertiban barang bergerak dan tidak bergerak. Misalnya ada pegawai yang pensiun dan bawa kendaraan,itu kita tertibkan juga”,ujar Bupati Epy.

Dengan adanya penertiban aset maka masyarakat yang tinggal di tanah Pemda diminta segera mengambil sikap.

Penertiban aset dipantau langsung oleh Gubernur dan Kejati dan penertiban aset dilakukan secara menyeluruh.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.