oleh

Paul Mella : Sekda Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Mampu Jembatani Eksekutif dan Legislatif

Ket Foto. Mantan Bupati TTS, Paulus V.R Mella

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Mantan Bupati TTS dua periode, Paul Mella menyebut seorang Sekda tidak hanya mengurus soal administrasi saja, tetapi juga harus mampu menjembatani lembaga eksekutif dan legislatif.

Hal ini dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan kedua lembaga tersebut.

” Sekda ini tidak hanya urus administrasi atau urus OPD saja. Sekda harus mampu menjembatani dua lembaga eksekutif dan legislatif agar tetap seimbang dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah,” ungkap Paul Mella kepada SUARA TTS.COM, Selasa 15 Maret 2022.

Ketika ditanya apakah keterwakilan swapraja menjadi pertimbangan dalam penentuan Sekda, Paul mengatakan, tidak ada. Dalam penentuan Sekda sudah ada syarat yang ditentukan oleh regulasi.

Selain itu, hasil seleksi menjadi pertimbangan utama siapa yang pantas menduduki jabatan Sekda TTS.

” Ini proses seleksi secara terbuka dan sudah diatur oleh regulasi. Hasil seleksi yang akan menjadi pertimbangan utama. Kemampuan para kandidat benar-benar menjadi pertimbangan utama,” ujar Paul.

Tiga nama kandidat terbaik akan diserahkan Pansel kepada Bupati untuk selanjutnya diusulkan kepada Gubernur untuk ditetapkan dan dilantik menjadi Sekda.

Dirinya bahkan menyebut kewenangan seorang Bupati dalam menentukan Sekda sangat kecil. Karena yang menjadi pertimbangan utama adalah hasil seleksi.

” Semuanya kembali ke hasil seleksi. Dalam seleksi itu semua aspek dinilai oleh Pansel yang benar-benar sangat profesional dan berpengalaman. Mulai dari usia, pengalaman, kemampuan, kepangkatan, karir birokrasi, manajerial, hubungan dengan sesama hingga visi misi ketika menjadi seorang Sekda. Ada belasan aspek yang akan dinilai. Kewenangan bupati sangat kecil dalam menentukan siapa Sekda nantinya,” terang Paul.

Untuk diketahui ada enam pejabat eselon II sudah mendaftar mengikuti seleksi calon Sekda yakni Asisten II Setda TTS Seperius Edison Sipa, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Agnes L. S Fobia, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nikson Nomleni, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K), Dominggus J.O Banunaek, Kepala BKSDM Musa Benu dan Kepala Dinas Pariwisata Roby Selan.(**)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.