oleh

Pasar Inpres Soe Kembali Terbakar

-Berita, Hukrim-1641 Dilihat

Ket Foto. Nampak suasana bangunan pasar Inpres terbakar

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS. COM | SOE – Pasar Inpres Soe Kembali mengalami kebakaran pada Minggu 20 Februari pukul 02.00 Wita. Kebakaran ini terjadi di lantai dua dua gedung pasar inpres Soe yang selama ini ditempati para penjahit.

Sumber api diduga berasal dari kios penjahit yang ditempati oleh Markus Bay.

” Tadi pagi kembali terjadi kebakaran di pasar Inpres Soe, tepatnya di gedung lantai dua,” ungkap Aba Anie, Kepala Bapenda Kabupaten TTS kepada SUARA TTS.COM.

Sedikitnya ada 7 kios penjahit dan 1 kios penjual kain yang terkena dampak kebakaran tersebut. Akibat amukan si jago merah, kurang lebih ada 11 mesin jahit, mesin obras, jahitan pakaian dan kain hangus dilalap si jago merah.

Beruntung, tim Damkar Satpol PP dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran, mobil tangki gardena dan dibantu masyarakat pengguna kios serta pegawai UPT Pasar Inpres SoE berhasil memadamkan api sehingga tidak menjalar lebih luar lagi.

” Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 Wita. Saat ini kita masih melakukan pendataan terkait dampak kebakaran tersebut,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di pasar inpres Soe TTS ,Rabu 13 Oktober 2021 sekitar pukul 20.00 WITA.

Si jago merah melahap 11 lapak milik warga pasar dan belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Wakil bupati TTS, Johny Army Konay.SH.MH yang mengetahui persis kejadian naas tersebut langsung turun ke pasar Inpres SoE untuk melakukan tindakan penyelamatan dengan melakukan pemutusan arus listrik dan instalasi darurat di lokasi kebakaran sejak pukul 20:00 wita hingga pukul 23:00 wita Rabu 13 Oktober 2021, malam.

Kepada wartawan per telpon semalam ,Wakil Army Konay mengatakan bahwa penyebab kebakaran untuk sementara belum diketahui karena pihak kepolisian juga belum maksimal melakukan olah TKP.

Hal ini karena situasi api di lokasi merambat cepat akibatnya menyulitkan petugas untuk melakukan olah TKP dan yang bisa dilakukan pemasangan police line.” Ujarnya.

Wakil bupati berharap agar warga pengguna lapak atau kios di dalam pasar inpres SoE selalu waspada mengingat kejadian tersebut sudah berulang kali terjadi.

* Penulis: Dion Kota

* Editor : Erik Sanu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar