oleh

Minggu Palma di Kapela Santo Yosef Freinademetz, Romo Ento Ajak Umat Jadi Katolik Sejati

-Berita, Opini-310 Dilihat

Ket. Foto: Nampak suasana pemberkatan Daun Palma di halaman Kapela.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Umat Kapela Santo Yosef Freinademetz Haumenbaki merayakan Minggu Palma, 10 April 2022 dengan penuh suka cita. Perayaan misa yang dipimpin Johannes Antonius Tnomel, Pr, S. Fil, diawali dengan perarakan dan pemberkatan daun palma di halaman samping kapela.

Usai pemberkatan daun palma, umat langsung berarak masuk ke dalam kapela dengan membawa daun palma di tangan.

Dalam khotbahnya, Johannes Antonius Tnomel, Pr, S. Fil mengajak umat mempersiapkan diri secara baik dalam memasuki pekan suci. Umat diajak untuk menjadi umat Katolik yang sejati. Umat Katolik yang tidak hanya memuji Tuhan lewat kata-kata, tetapi juga melaksanakannya dalam perbuatan.

” Jangan dalam Gereja mulut kita terus memuji Tuhan, tapi begitu keluar dari Gereja kita justru berkelahi, memaki atau bertengkar dengan dengan orang lain. Jadilah orang Katolik yang sejati, yang tidak hanya memuji Tuhan, tetapi sikap dan perilaku kita juga mencerminkan kasih Allah bagi sesama,” ajak pria yang akrab disapa Romo Ento ini.

Ket Foto. Nampak suasana misa Minggu Palma di dalam Kapela Santo Yosef Freinademetz Haumenbaki.

Orang-orang Yahudi dulu menyambut Yesus dengan membentangkan daun Palma karena mereka takjub dengan mujizat yang dikerjakan Yesus. Namun di sisi lain, mereka juga yang berteriak agar Yesus disalibkan.

” Kita saat ini jauh lebih baik dari orang Yahudi dulu. Kita mengimani Yesus dalam pikiran, perkataan dan perbuatan kita. Kita bersorak karena kita percaya bahwa Yesus adalah juru selamat dan putra Allah,” terang Romo Ento.

Masih dalam Khotbahnya, Romo Ento mengingat umat agar sentiasa berdoa di rumah bersama keluarga.

Mensyukuri setiap berkat yang Tuhan berikan. Ia juga meminta umat agar tidak hanya mengikuti perayaan misa saat hari raya Paskah atau Natal saja.

” Biasakan untuk berdoa di rumah bersama keluarga. Kita harus senantiasa mensyukuri berkat yang Tuhan berikan. Satu lagi, jangan pergi misa hanya saat paskah atau Natal saja, tetapi harus merayakan misa setiap Minggu,” ingatnya. (DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.