oleh

Manfaatkan Jam Dan, Ini Pesan Penting Dandim 1621/TTS Kepada Anggota.

Ket Foto. Nampak Dandim 1621/TTS memberikan arahan kepada anggota di halaman Makodim TTS.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Dandim 1621/Timor Tengah Selatan (TTS), Letkol ARM Roni Hermawan, SH, M.M memberikan Jam Komandan (Jam Dan) kepada anggota di depan Aula Kodim 1621/TTS Kamis 27 Januari 2022.

Ada beberapa hal penting yang disampaikan berkaitan dengan kehidupan prajurit dan tugas tugas yang dilaksanakan.

Turut hadir dalam Jam Dan antara lain Kasdim 1621/TTS, Mayor Inf Haryono, para Perwira Seksi dan para Danramil jajaran Kodim 1621/TTS.

Kepada seluruh anggota yang mengikuti Jam Dan, Dandim 1621/TTS, menekankan agar anggota menjauhi pelanggaran, jangan apatis dan tidak mau ingin tahu tentang perkembangan situasi.
Menurutnya sifat manusia yang apatis menyebabkan kelalaian sehingga terjadi pelanggaran.

Karena itu, Dandim meminta anggota untuk selalu ingat dan berpedoman pada Sapta Marga, 8 Wajib TNI dan Sumpah Prajurit.

Lebih lanjut Dandim 1621/TTS berpesan agar prajuritnya mewaspadai terjadinya kebakaran di kantor ataupun di rumah dinas. Biasanya kebakaran terjadi karena faktor human eror prajurit dan kelalaian mengantisipasi kejadian.

Selain itu Dandim 1621/TTS juga menekankan kepada anggota berkaitan dengan pergantian pimpinan Kodam IX/Udayana yaitu mantan Pangdam yang saat ini menjabat Pangkostrad.

Dikatakan,mantan Pangdam sudah melakukan banyak hal di NTT saat masih menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana seperti pompa hidram, ternak ayam, rehab rumah ibadah, sumur bor dan lain lain sehingga bisa saja ada oknum memanfaatkan hal tersebut.

Karna itu kepada seluruh anggota harus waspada terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab.

” Harus waspada jangan sampai ada oknum yang meminta nomor telpon pejabat dan menelpon atas nama pejabat, mungkin saja mereka adalah sindikat, jika kita lengah maka akan ada korban penipuan baik prajurit maupun masyarakat. Jika ada seperti itu harus cek kebenarannya”,ujar Dandim Roni.

Prajurit juga harus bijak dalam menggunakan media sosial, jika gunakan medsos agar disampaikan kepada keluarga agar jangan menyinggung orang lain dan jangan bermain tiktok dan lain lain.

Ket Foto. Nampak anggota kodim TTS sedang mendengar arahan.

 

 

 

 

Prajurit diingatkan agar tidak terlibat dengan pinjaman Online karena jika sudah masuk sulit untuk keluar dan banyak yang tergiur akhirnya harus berurusan dengan penagihan pinjol.

Terkait Vaksinasi, Dandim mengatakan bahwa Vaksin masih menjadi prioritas karna target pemerintah sampai April 2022 sudah harus 100 persen.

Menurutnya pencapaian Vaksinasi tahun 2021 mencapai 70 persen sehingga masih menyisakan 30 persen dan cukup baik.
Namun dalam evaluasi selama 25 hari pelaksanaan Vaksin di TTS tahun 2022 baru mencapai 4 persen.

Salah satu kendala untuk mendapatkan pelayanan Vaksin adalah masih adanya masyarakat yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Karna itu Babinsa diharapkan berperan penting dalam menjaring warga yang belum vaksin.

” Untuk menjaring warga, Babinsa bisa berdayakan RT RW untuk tentukan titik pelayanan vaksin selama satu minggu karena RT dan RW lebih mengenal warga yang sudah Vaksin atau belum”.tutup Dandim Roni.(Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.