oleh

Lantik 44 Kades, Bupati Epy : Hayati Sumpah Yang Diucapkan, Jadikan Regulasi Sebagai Panduan

-Berita, Politik-172 Dilihat

Ket Foto. Nampak suasana Pelantikan Kepala Desa di Taman Wisata Bu’at

Laporan Reporter SUARA TTS .COM

SUARA TTS.COM | SOE – Bupati TTS Egusem Pieter Tahun melantik 44 kepala desa terpilih di Taman rekreasi Bu’at, Jumat 14 Januari 2022. Pelantikan kepala desa gelombang III dihadiri Forkompinda TTS.

Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun dalam arahannya mengucapkan profisiat kepada 44 kades yang dilantik.

Ia berharap usai pelantikan para kades dapat laksanakan tugas pelayanan karna sudah dipilih secara langsung oleh rakyat.

Dirinya juga berpesan kepada para kades untuk menghayati sumpah yang diucapkan karena ada makna terkandung di dalamnya sekaligus merupakan tanggung jawab yang besar.

“Jabatan adalah amanah dari Tuhan, masyarakat dan pemerintah.Dengan jabatan bukan dapat untung tapi perlu membuktikan diri sebagai pelayan masyarakat”,kata Bupati Epy.

Lebih lanjut dikatakan keberhasilan pemerintah dinilai dari sehingga perlu menjadikan pelayanan sebagai kewajiban.

Tugas kepala desa telah diatur dalam UU No 6 tentang Desa dengan demikian dalam penyelenggaraan pemerintahan hendaknya menjadikan aturan sebagai panduan. Jika dilaksanakan dengan baik maka segala persoalan di desa dapat ditangani.

“Rakyat memberi kepercayaan karna itu saya himbau agar selalu koordinasi dengan pemerintah diatasnya dan juga tokoh masyarakat,tokoh agama,tokoh agam, tokoh pemuda dan tokoh pendidikan”, tandas ketua DPD II Partai Golkar TTS ini.

Dirinya berharap kepala desa menjalin hubungan yang harmonis dan kembangkan hubungan kerja yang rasional.

Dalam Penyelenggaraan pemerintahan harus melibatkan semua pihak karna itu perlu menyatukan kembali masyarakat.

Sementara itu sehari sebelumnya, Dinas PMD menunda pelantikan 5Kepala Desa terpilih berdasarkan rekomandasi Tim Pengawasan (Timwas) Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten TTS .

“Berdasarkan rekomendasi Timwas maka kami menunda pelantikan 5 Kepala desa terpilih,” ucap Kepala Dinas PMD Nikson Nomleni Kamis (13/01/2022) di taman rekreasi Bu’at.

Menurut Nikson, rekomendasi Timwas menjelaskan bahwa ditemukan adanya kecurangan pada pelaksanaan pemilihan kepala desa setelah Timwas melakukan investigasi lapangan.

“Rekomedasi Timwas merujuk pada hasil investigasi lapangan dan menemukan adanya kecurangan pada pelaksanaan pemilihan kepala desa sehingga dasar itulah kami memutuskan menunda pelantikan,”jelas Nikson.

Kepala desa terpilih yang ditunda pelantikannya kata Nikson yakni Kepala Desa Kusi Utara, Kepala Desa Bileon, Kepala Desa Naifatu dan Kepala Desa Naileu yang ditunda pelantikannya karena karena terjadi kecurangan.

Sedangkan Kepala Desa terpilih desa Pika juga ditunda pelantikannya karena Kades terpilih meninggal dunia.(Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.