oleh

Kopdit Swasti Sari Cabang Soe Kecewakan Nasabah. 

-Berita-2349 Dilihat

Ket Foto.Nampak Ketua DPC Pospera TTS, Yerim Yoss Fallo Saat mendampingi nasabah Kopdit Swasti Sari. 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE- Oktaviana Nenohai,warga desa Oeekam, Kecamatan Amanuban Timur merasa kecewa dengan pihak Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari Cabang Soe TTS.

Pasalnya sesuai kesepakan awal bersama pihak Kopdit Swasti Sari, dirinya boleh mengajukan pinjaman sebesar 40 juta namun dalam perjalanan justru hanya diberikan 17 juta.

Padahal ia sudah memenuhi persyaratan yang mana diminta untuk menambah saham di koperasi sebesar 3 juta ditambah tabungan sebelumnya 4 juta lebih agar  bisa mengajukan pinjaman

” Awalnya kita sepakati pinjaman 40 juta. Saya diminta tambah saham 3 juta dan saya ikuti, namun dalam perjalanan justru pihak koperasi mengabaikan kesepakatan tersebut “, ujar Oktaviana kepada SUARA TTS.COM ,Kamis 21 April 2022.

Oktaviana sendiri telah menjadi anggota koperasi Swasti Sari sejak tahun 2019. Ia pun sudah pernah pinjam sejumlah uang sebesar 10 juta  dengan cicilan selama 10 bulan namun ia bisa menyelesaikan dalam kurun waktu 8 bulan.

Atas dasar tersebut, ia lantas mengajukan pinjaman untuk membesarkan usahanya.Ia kemudian diminta  menambah saham dan sudah menyetor pada bulan Febuari lalu.

“Tabungan saya 4 juta lebih sehingga tambah saham agar bisa dapat pinjaman 40 juta. Saya tunggu hampir 2 bulan tidak ada informasi “, ujarnya.

Ia kemudian mengecek ke Kopdit Swasti Sari Cabang Oeekam namun disuruh menunggu. Dalam penantian tersebut, tiba tiba ia ditelpon untuk datang ke Kopdit Swasti Sari Cabang Soe  karena mau dilakuan pencairan. Saat datang ke kantor cabang Swastisari Soe, ia diberitahukan bahwa hanya bisa cairkan 17 juta. Ia mengaku kecewa karena sesuai kesepakatan awal 40 juta namun pihak Swasti Sari tidak menyanggupi permintaannya. Karna kecewa ia lalu minta mengundurkan diri dan pihak Swastisari mempersilahkan namun belum bisa mengambil kembali hak haknya.

” Kita mundur saja dan minta kembali uang karna tidak penuhi keinginan kita”,ujarnya dengan nada kecewa.

Ia bersama suaminya kemudian minta pendampingan Pospera agar bisa memperoleh kembali hak haknya.

Ketua Pospera TTS,Yerim Yoss Fallo yang mendampingi nasabah Oktaviana sempat beradu argumentasi dengan salah satu pegawai.

Kepada SUARA TTS.COM, Yerim mengatakan pihaknya diminta untuk mendampingi nasabah karna itu Pospera akan mengumpulkan data dan akan kembali lagi ke Kopdit Swastisari pada Senin pekan depan.

“Kita minta klarifikasi Swastisari namun oknum pegawai tersebut enggan memberikan penjelasan, ada apa?, Kita akan kembali lagi pekan depan”,ujar Yerim yang didampingi pengurus Pospera lainya Ephin Banu dan Andi Anin.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.