oleh

Konsorsium Timor Adil dan Setara Dorong Pertumbuhan Ekonomi Perempuan

-Berita, bisnis-236 Dilihat

Ket. Foto:Nampak suasana pertemuan Pertemuan Bisnis atau Roadshow Kelompok Usaha Wanita Dengan BUMDes dan Jaringan Pasar di Rumah BUmn Soe

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

 

SUARA TTS. COM | SOE –Persoalan ekonomi menjadi perhatian serius dari berbagai pihak dan permasalahan terbesar ini pula sangat dirasakan oleh kaum perempuan. Untuk mengurangi permasalahan ekonomi berbagai program telah dilakukan baik oleh Pemerintah, LSM maupun pihak lainnya untuk mengurangi angka kemiskinan, baik melalui penguatan kapasitas maupun dalam bentuk bantuan modal usaha diberikan kepada pelaku UKM/IKM.

Walaupun begitu, masih banyak pelaku usaha yang masih mengalami persoalan seperti kesulitan memasarkan produk, harga yang tidak menguntungkan dan persoalan lainnya.

Oleh sebab itu Konsorsium Timor Adil dan setara NTT yang terdiri dari LBH Apik NTT, Bengkel APPeK NTT, KPI Sekwil NTT,Lopo Belajar Gender, CIS Timor, YSSP SoE, dan YABIKU NTT terus mendorong mendorong pertumbuhan ekonomi kelompok perempuan. Konsorsium Timor Adil dan setara NTT mendampingi 12 kelompok usaha di Kabupaten Kupang, TTS dan Kabupaten TTU guna mengatasi persoalan jaringan pasar untuk mempermudah kelompok perempuan pelaku usaha dalam memasarkan produknya.

Upaya ini dilakukan melalui Program Indonesian Women in Leadership for Gender Equality and Empowerment/I WIL (Kepemimpinan Perempuan Indonesia untuk Pemberdayaan dan Kesetaraan Gender)dukungan Oxfam Australia (OAU) dan Oxfam Inggris (OGB). Dimana dilakukan Pertemuan Bisnis atau Roadshow Kelompok Usaha Wanita Dengan BUMDes dan Jaringan Pasar.

” Kita memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha dan jaringan pasar untuk mempermudah pemasaran produk dari kelompok usaha perempuan. Dalam pertemuan ini, kelompok perempuan dapat memperoleh informasi terkait jenis dan kualitas produk maupun kesepakatan-kesepakatan yang nantinya dapat memberikan peluang pasar kepada kelompok perempuan di 12 desa dampingan sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga. Selain itu pula produk yang dihasilkan dapat menjangkau jaringan pasar yang lebih luas dengan peran serta berbagai pihak termasuk peran Bumdes dalam melihat usaha-usaha perempuan di desa,” ungkap Direktur Yayasan SSP, Rambu Atanau Mella kepada SUARA TTS.Com, Jumat 28 Januari 2022.

Menariknya pertemuan bisnis atau roadshow kelompok usaha wanita dengan BUMDes dan jaringan pasar

ini akan dilaksanakan di tiga Kabupaten yaitu, Kabupaten Kupang pada Jumat 28 hingga Sabtu 29 Januari 2022 bertempat Aula Kantor Camat Kupang Timur, di Kabupaten TTS pada Jumat 28 Januari 2022 bertempat di rumah kreasi Bank BRI dan di Kabupaten TTU pada Jumat 28 Januari 2022 bertempat di Galeri Tenun Kota Kefamenanu.

Melalui kegiatan ini, akan terwujud sharing pengetahuan dan pemahaman serta ketrampilan antara kelompok perempuan dan perempuan muda wirausaha dengan BUMDES, lembaga keuangan dan jaringan pasar yang lebih luas terkait persiapan produk, aneka jenis produk dan kualitas produk yang disesuaikan dengan keinginan pasar dan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan perempuan dan perempuan muda wira usaha dalam membangun jejaring untuk mengakses modal dan pasar yang lebih luas.

” Kita harapkan melalui kegiatan ini nantinya akan terbentuk jaringan dan kerja sama dalam pemasaran produk dengan BUMDES, lembaga keuangan dan Jaringan pasar lainnya. Sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi kelompok perempuan pelaku usaha,” terang Rambu. (DK,)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.