oleh

Joni Tegas, Calon Petahana Gugur, Warga Fatukoko Ribut

-Berita, Politik-814 Dilihat

Ket Foto. Nampak masyarakat saat berada di Kantor desa Fatukoko.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE- Ketua panitia Pilkades Fatukoko, Kecamatan Mollo Barat sangat tegas, bakal calon Kepala desa , Sefnat Seko digugurkan karna Surat Keterangan Sehat dianggap tidak sah.

Dalam klasifikasinya di Kantor Desa bersama panitia Pilkades dan Kepala Dinas PMD, Nikson Nomleni Senin 25 April 2022, Sefnat mempertanyakan keabsahan surat keterangan sehat yang ditandatangani dokter Evan Mella.

” Apakah dokter Evan bukan dokter pemerintah,sehingga tidak disahkan”,tanya Sefnat.

Ket Foto. Nampak Sefnat Seko (Baju Biru) saat melakukan klarifikasi di kantor desa Fatukoko.

Pantauan SUARA TTS.COM masyarakat yang hadir pun lantas ribut dan mengancam tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pilkades Juni mendatang.

Rinto Oematan,salah satu warga mengatakan sangat kecewa dengan kinerja ketu panitia Joni Olla.

“Kami tidak akan ikut Pilkades”,ujar Rinto disambut teriakan warga.

Ia mengatakan selama kepimpinan Sefnat Seko, pembangunan dilaksanakan dengan baik dan masyarakat sangat menikmati.

Karna itu jika Sefnat tidak diloloskan, maka masyarakat dari empat dusun tidak akan menggunakan hak pilih.

Semetara itu ketua panitia Pilkades,Joni Olla saat diwawancarai mengatakan pihaknya tetap pada aturan.

“Kami tetap aturan yang mana bakal calon kades atas nama Sefnat Seko tetap gugur”, ujar Joni.

Dijelaskan, Surat keterangan Sefnat Seko dari dr Evan itu bertentangan dengan peraturan yang mana syarat keterangan harus dari dokter umum pemerintah. Karna itu panitia tetap pada keputusan yakni Sefnat digugurkan.

 

Terkait ancaman masyarakat yang mengancam tidak gunakan hak pilih,Joni mengatakan hanya ekspresi sesaat saja.

“Saya rasa itu hanya ekspresi sesaat saja. Kita akan koordinasikan dengan pihak keamanan agar Pilkades berjalan aman dan lancar”,ujarnya.

Ket Foto. Nampak suasana klarifikasi ketua panitia Pilkades,Joni Olla yang didampingi Kepala Dinas PMD, Nikson Nomleni.

Terkait bakal calon lainnya,Kristian Mella yang juga digugurkan, Joni mengatakan hanya masalah teknis administrasi.

“Kalau bakal calon Kristian Mella hanya persoalan penempatan tanda tangan diatas materai. Itu ada empat surat salah tanda tangan”, ujarnya.

Meski begitu sudah ada surat keberatan dari Kristian dan panitia akan mengklarifikasi pada Selasa besok.(Red).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.