oleh

Hujan Disertai Angin Kencang Rusaki 22 Rumah Di TTS

-Berita-332 Dilihat

Ket. Foto:Kepala BPBD Kabupaten TTS, Yeri Nakamnanu.

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

 

SUARA TTS.COM | SOE – Hujan yang disertai angin kencang merusak 22 rumah warga di Kabupaten TTS. 16 rumah di Desa Netpala, dan 6 rumah lainnya berada di Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTS, Yeri Nakamnanu mengatakan, hujan yang disertai angin kencang pada akhir November lalu merusak 16 rumah di Desa Netpala.

Dimana 6 rumah mengalami rusak berat dan 10 sisanya mengalami rusak ringan. Usai menerima laporan adanya bencana tersebut, tim dari BPBD Kabupaten TTS langsung turun ke lapangan guna memberikan bantuan tanggap darurat kepada para korban.

Sementara kerusakan 6 rumah warga Desa Oebobo akibat hujan yang disertai angin kencang terjadi pada awal Desember lalu. Dari enam rumah yang terkena dampak bencana, 1 rumah mengalami rusak berat dan 5 rusak ringan.

” Kita sudah turunkan tim ke Desa Netpala dan Oebobo untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat. Seluruh korban sudah menerima bantuan,” ungkap Yeri kepada SUARA TTS .COM, Selasa 14 Desember 2021.

Ditanya terkait bantuan bahan bangunan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak, Yeri mengaku, pihak tidak memiliki alokasi anggaran untuk hal tersebut.

Oleh sebab itu, melalui BPBD Propinsi NTT, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada BNPB guna mendapatkan bantuan bahan bangunan.

” Kalau di kita (BPBD Kabupaten TTS) tidak ada alokasi anggaran untuk bahan bangunan. Kita sudah laporkan ke pusat semoga nantinya kita bisa mendapatkan bantuan bahan bangunan,” jelasnya.

Terkait bencana kekeringan yang menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih, Yeri mengaku, hingga kini belum ada laporan dari desa terkait hal tersebut. Dirinya baru mendapatkan informasi lisan, jika ada satu desa di Kecamatan Batu Putih yang mengalami bencana kekeringan.

Pihaknya telah mengarahkan pihak desa agar membuat laporan tertulis sebagai dasar penyaluran bantuan air bersih.

” Waktu saya ke kecamatan batu putih, ada informasi kalau ada satu desa di sana yang mengalami kesulitan pemenuhan kebutuhan air bersih karena tidak ada sumber air permukaan.Kita sementara lakukan koordinasi untuk mendistribusikan air bersih,” terangnya. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.