oleh

Hendrikus Babys: Ada Konspirasi Gagalkan Pilkades Tubuhue

-Berita, Politik-233 Dilihat

Ket Foto : Nampak Suasana Rapat Klarifikasi terkait Pilkades Tubuhue di Ruang Komisi 1 DPRD TTS

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

 

SUARA TTS .COM | SOE – Hendrikus Babys menuding adanya konspirasi untuk menggagalkan pelaksanaan Pilkades Tubuhue. Dirinya bahkan menuding Panitia ikut bermain dalam konspirasi tersebut.

Ket Foto: Hendrik Babys.

” Pilkades Tubuhue tidak boleh ditunda. Ada apa ini kenapa harus ditunda. Saya lihat ini ada konspirasi bahkan saya berani menuding kalau panitia ikut bermain dalam konspirasi itu. Ada kasus yang sama di Desa Oemaman kenapa di sana bisa jalan terus, lalu di Tubuhue batal bahkan panitia mau mundur semua kalau lanjut,” tanya Hendrikus Babys dalam rapat klarifikasi di ruang Komisi 1 DPRD Kabupaten TTS yang dihadiri Panitia Pilkades Tubuhue, Kadis PMD Kabupaten TTS, Nikson Nomleni.

Ketua Komisi 1, Uksam Selan juga mempertanyakan pembatalan Pilkades Tubuhue. Padahal, sudah ada anggaran negara yang digunakan.

” Kenapa harus batalkan. Padahal ada ruang pengaduan sampai tanggal 18 November kenapa tidak dimanfaatkan. Kalau penetapan tidak bisa dilakukan di Desa Tubuhue, kenapa tidak dilakukan di Kecamatan atau Kabupaten. Kenapa Justru diputus untuk batalkan. Bahkan panitia mau mundur semua,” ujar Uksam.

Yudi Arifus Selan menyebut pembatalan tersebut sangat merugikan masyarakat. Dirinya mempertanyakan keputusan Pembatalan tersebut, apakah ada putusan pengadilan. Oleh sebab itu, dirinya meminta pelaksanaan Pilkades harus jalan.

” Harus jalan, jangan menyerah. Panitia dilindungi secara hukum dan oleh pemerintah. Saya sarankan harus jalan,” tegasnya.

Pantauan SUARA TTS .COM, Rapat Klarifikasi tersebut dipimpin Ketua Komisi 1, Uksam Selan dan dihadiri, Wakil Ketua Komisi, Hendrikus Babys, Sekertaris Komisi, Lusi Tusalakh, Anggota Komisi 1, Yudit Selan, Jorang Fahik, Ratna Tali Dodo dan Thomas Lopo, Kadis PMD Kabupaten TTS, Nikson Nomleni dan Panitia Pilkades Tubuhue.

* Ada Bakal Calon Yang Melakukan Penolakan Terhadap Calon Incumbent

Ketua Panitia Pilkades Tubuhue, Apolus Aliupah menjelaskan, kronologi pembatalan Pilkades Tubuhue. Dijelaskan, pada tanggal 9 November 2021 sesuai tahapan Pilkades akan dilakukan tiga kegiatan lanjutan Pilkades Tubuhue yaitu, perengkingan, penetapan calon Kades dan penarikan nomor urut.

Saat akan dilakukan perengkingan, muncul bakal calon, Naboplsa S.T. Bansae dan pendukungnya datang dan menolak rekomendasi untuk memasukkan Incumbent dalam proses perengkingan yang akan dilakukan Panitia Pilkades.

Alotnya perdebatan dengan bakal calon dan pendukungnya, membuat tiga kegiatan tersebut tak bisa dilakukan.

Pada tanggal 10 November, dilakukan rapat yang dihadiri Panitia Pilkades Tubuhue, Camat Amanuban Barat dan Kadis PMD Kabupaten TTS.

Dalam rapat tersebut, panitia Pilkades menyatakan mundur jika proses dilanjutkan. Akhirnya, Kadis PMD Kabupaten TTS, Nikson Nomleni, menyarankan untuk ditunda ke tahun 2022. Akhirnya disepakati dalam rapat tersebut Pilkades tersebut dibatalkan.

” Kami takut kalau nanti dibawa ke Pengadilan. Kami semua panitia siap mundur kalau terus lanjut. Akhirnya disepakati bersama untuk batalkan Pilkades sesuai saran pak Kadis PMD,” kisah Apolus. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.