oleh

Gunakan Sebilah Pisau, AT Setubuhi Bunga

-Berita, Hukrim-425 Dilihat

Ket. Foto : Nampak Bunga (kiri) sedang menunjukkan tempat tidur dimana AT memperkosanya

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

SUARA TTS .COM | SOE – Bunga (15) bukan nama sebenarnya, warga Desa Pusu, Kecamatan Amanuban Barat nampak terlihat trauma saat ditemui SUARA TTS .COM, Kamis 11 November di kediamannya.

Ia mengalami trauma pasca disetubuhi AT, yang tak lain masih tetangganya.
Menggunakan sebilah pisau, AT memaksa bunga untuk melayani napsu bejatnya. Bunga yang ketakutan hanya bisa pasrah saat AT menyetubuhinya.
” Pelaku masuk dalam kamar bawa pisau ancam saya. Saya takut kalau dia bunuh saya. Makanya saya pasrah saja waktu dia setubuhi saya,” ungkap Bunga.

Dikisahkan bunga, peristiwa malang yang dialaminya tersebut terjadi pada Selasa 9 November 2021 dini hari. Pelaku masuk ke dalam kamarnya beberapa kali untuk mengajak korban bersetubuh namun ditolak.

Karena ditolak, pelaku nekat mengancam korban dengan menggunakan pisau.
” Dia masuk dalam kamar empat kali ajak saya tapi saya tolak. Lalu dia ancam saya dengan menggunakan pisau,” kisahnya.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku lalu keluar dari kamar korban tanpa rasa bersalah.
Mirisnya, saat pelaku melakukan aksi bejat tersebut, di dalam kamar korban, ada lima saudari korban yang tidur di dalam kamar tersebut.Namun saat pelaku melakukan aksinya, tidak ada satu pun yang sadar.

Setelah pelaku keluar, barulah korban membangunkan saudarinya, Versia Talan, dan menceritakan kejadian yang dialaminya.

Versia lalu melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua dan saudara korban yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
” Kami sudah lapor kejadian ini ke pihak kepolisian. Saya juga sudah divisum,” terangnya.
Namun hingga saat ini, pelaku masih berkeliaran.Dirinya berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku untuk diproses hukum sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Mahdi Ibrahim yang dikonfirmasi via WhatsApp dan telepon belum berhasil dihubungi. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.