oleh

Go Digital Asean Buka Kesempatan Bagi Kaum Wanita dan Distabilitas di TTS

-Berita-195 Dilihat

Ket. Foto: Nampak suasana diskusi multi Stakeholder program perluasan kesempatan ekonomi melalui penguasaan teknologi komunikasi dan informasi di aula Bapeda Kabupaten TTS

 

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

SUARA TTS .COM | SOE – The Asia Fondation dan Asosiasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita (PPSW) melaksanakan program Go Digital Asean di Kabupaten TTS.

Program yang menyasar kaum Distabiitas, pemuda dan perempuan ini, bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam membuka kesempatan kerja dan pasar untuk menjual aneka potensi daerah.

Untuk itu, Selasa 30 November 2021 digelar Diskusi Multi Stakeholder program perluasan kesempatan ekonomi melalui peningkatan penguasaan teknologi komunikasi dan informasi di aula Bapeda Kabupaten TTS.

Kegiatan yang dibuka Kepala Bapeda Kabupaten TTS, Johanis Benu ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Koperindag, Pemuda dan Olahraga, Sosial, Pertanian, Nakertrans dan Dinas PMD.

Sekertaris Asosiasi PPSW, Fitriani Sunarto mengatakan, pihaknya sengaja memilih Kabupaten TTS sebagai salah satu kabupaten penerima manfaat program tersebut karena di Kabupaten TTS masih banyak terdapat lokasi black spot.

Melalui program tersebut, pihaknya melatih kelompok perempuan, pemuda dan distabiitas dalam memanfaatkan teknologi Internet melalui handphone android yang dimiliki guna mengakses kesempatan kerja dan juga menjual aneka potensi yang ada di desa.

” Kita melatih kelompok pemuda, distabiitas dan perempuan untuk memanfaatkan teknologi Internet untuk membuka informasi terkait kesempatan kerja dan juga bagaimana memanfaatkan teknologi Internet untuk memasarkan aneka potensi yang ada di desa,” ungka Fitri

Kedepan lanjut Fitri, pihaknya akan melakukan kolaborasi baik dengan pemerintah maupun pihak swasta agar kedepan semakin banyak masyarakat kabupaten TTS yang bisa mendapatkan manfaat dari program ini.

” Kita berharap kedepan kami bisa berkolaborasi dengan pemerintah maupun pihak swasta dalam mengembangkan program ini di kabupaten TTS.

Program ini sangat bagus dalam membuka kesempatan kerja dan pemasaran potensi daerah sehingga kita berharap pemerintah daerah bisa mengadopsinya,” ujar wanita berkaca mata ini.

Kepala Bapeda Kabupaten TTS, Johanis Benu menyambut baik pelaksanaan program go digital Asean di kabupaten TTS. Menurutnya, diera digitalisasi seperti saat ini, pengetahuan tentang teknologi digital khususnya pemanfaatan internet menjadi sangat penting.

Bagaimana dengan memanfaatkan teknologi digital bisa memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, pemuda dan distabiitas.

” Diera digital seperti saat ini, saya kira pengetahuan terhadap teknologi digital menjadi kebutuhan penting. Potensi kita di daerah ini cukup banyak, tapi kita belum mampu memaksimalkan dalam hal promosi,” terang Benu.

Dirinya berharap kedepan, lewat program tersebut bisa menghasilkan sebuah market place asli Kabupaten TTS untuk menjual aneka potensi daerah.

” Kalau bisa lewat program ini bisa ada satu market place dengan nama daerah untuk jual potensi kita,” harapnya. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.