oleh

Forum Komunikasi Pemuda Gereja-Gereja Kristen Bertekad Menjaga Kamtibmas Jelang NATARU 2021

-Berita, Nasional-201 Dilihat

Ket Foto : Imanuel Kase, Sekretaris Forum Gereja-Gereja Kristen.

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

SUARA TTS .COM | SOE – Natal 2021 dan Tahun baru 2022 tinggal beberapa pekan lagi. Dua pekan tersisa, umat Kristiani di seluruh dunia sudah memasuki masa adven, masa dimana mereka mempersiapkan hati menyambut kedatangan Tuhan dalam diri Yesus Kristus yang hadir di tengah dunia dimalam natal nanti.

Di tengah riuh pandemi Covid-19 yang belum memasuki level aman, gereja wajib memberi rasa aman bagi umatnya dari paparan Covid-19 yang diramalkan bakal menjadi gelombang baru melalui cluster Nataru 2021/2022 nanti.

Mengantisipasi lonjakkan kasus ini, gereja tidak akan menutup mata menghadapi ancaman global ini.

Forum Komunikasi Pemuda Gereja-Gereja Kristen dengan denominasi 47 wilayah gerejawi yang tersebar diseluruh tanah Flobamorata, menyatakan kesiapan mendukung Kepolisian Negara Republik Indonesia memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang, saat dan sesudah perayaan Natal 25 Desember 2021 serta malam pergantian tahun 31 Desember 2021.

Komitmen ini bukanlah kata pemanis mulut tetapi satu bentuk hadirnya gereja ditengah umat demi keselamatan jiwa dan raga. Forum komunikasi kepemudaan yang berbasiskan keagamaan ini siap membantu pemerintah mengentaskan pandemic covid-19 serta melindungi umatnya  dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dimasa Natal dan tahun  baru 2022 nanti.

Menurut kelompok ini, Nataru 2021 cenderung aman dan damai namun acaman intoleransi masih belum bisa disebut aman karena beberapa pekan lalu dinegeri kita masih ada kelompok tertentu yang sengaja mempraktekkan sikap intoleransi, sebut saja  di Desa Amansari Rengasdengklok, Karawang 29 Oktober 2021 lalu. Meski tidak menelan korban jiwa, praktek ini jelas-jelas menimbulkan trauma serta rasa benci yang tentu menjadi kerawanan jangka panjang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

”Kami siap membantu aparat keamanan dalam hal ini Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama masa Natal dan Tahun Baru 2022 agar masyarakat dapat menunaikan ibadah dengan aman, segala bentuk gangguan keamanan menjadi tanggung jawab kami, ” demikian pernyataan Sekretaris umum Forum Komunikasi Pemuda Gereja-Gereja Kristen, Imanuel Kase.

Dalam kesempatan berbeda, Kristomus Boimau selaku ketua umum Forum Komunikasi Pemuda Gereja-gereja Kristen, amat menyayangkan sikap-sikap intoleransi yang terjadi ditanah air akhir-akhir ini.

Disini ia melihat peran pemuda sebagai tulang punggung bangsa belum nampak. Pemuda cenderung terbawa arus  dan melibatkan diri dalam aksi-aksi tertentu yang merusak persaudaraan.

“ Untuk itulah forum ini dibentuk, kami berusaha untuk menjadi terang bagi kaum muda di tanah air. Kami wajib memberi contoh atau teladan yang baik agar kehadiran gereja benar-benar sebagai tempat pewartaan kabar baik, bukan sebaliknya,” tandasnya.

Semoga forum kepemudaan ini benar-benar menyuarakan kebenaran, keadilan dan cinta Kasih serta memohon dukungan kita semua untuk menjadi polisi bagi diri sendiri. (Ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.