Enam Kelompok Tani Di Oemaman Terima Bantuan 1.500 Liter Pupuk Cair Program CPCL

Berita486 Dilihat

Ket. Foto : Nampak penyerahan bantuan pupuk cair program CPCL kepada enam kelompok tani di Desa Oemaman.

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota.

SUARA TTS. COM | SOE – Sebanyak enam kelompok tani di Desa Oemaman, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS, Jumat 16 September 2022 menerima bantuan 1.500 liter pupuk cair bantuan program Calon Petani, Calon Lahan (CPCL) yang merupakan kerja sama TNI dengan Kementerian Pertanian RI. Pupuk cair tersebut selanjutnya akan digunakan di lahan CPCL seluas 300 Ha di desa Oemaman.

Untuk diketahui, enam kelompok tani yang menerima manfaat program CPCL yaitu Kelompok tani Bana Pasi, Bana Nifukiu, Bana Nitulina, Bana Tufe, Bana Ban-ban dan Bana Sonalete. Ke enam kelompok tani tersebut beranggotakan 206 petani yang merupakan warga Desa Oemaman. Di atas lahan seluas 300 Ha tersebut, selanjutnya akan ditanami jagung dan sorgum.

Menariknya, selain memberikan bantuan pupuk, lewat program tersebut, TNI dan Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan bibit jagung. Sedangkan Dinas Pertanian Propinsi NTT, memberikan bantuan traktor untuk membalik lahan dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten TTS menempatkan penyuluh pertanian guna mendampingi para petani. Koordinator CPCL Desa Oemaman, Yaner Bana mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Kementerian Pertanian yang telah memilih Desa Oemaman sebagai lokasi program CPCL. Program tersebut dikatakan Yaner akan mendatangkan berkat untuk masyarakat Desa Oemaman.

“ Saya yakin program ini akan mendatangkan berkat untuk warga Desa Oemaman. Secara ekonomi, program ini akan mendatangkan penghasilan yang tidak sedikit untuk masyarakat. Yang terpenting kita rajin bekerja,” ungkap Yaner.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangkostrad, Letjen Maruli Simanjuntak yang terus memperhatikan masyarakat NTT, khususnya Kabupaten TTS. Mantan Pangdam Udayana tersebut, selama ini sudah memberikan bantuan baik disektor pertanian, maupun pemenuhan air bersih.

Terkait pengolahan lahan, Yaner mengatakan sudah empat hari terakhir traktor bantuan Dinas Pertanian Propinsi NTT membalik lahan, baik di lokasi 1 maupun lokasi II program CPCL.

Dirinya menargetkan, sebelum akhir bulan September, minimal ada 10 Ha lahan yang sudah ditanami jagung.

“ Dari 300 Ha, 25 Ha kita rencanakan ditanami Sorgun. Untuk tahap awal, memanfaatkan air permukaan yang ada, akan ditanami jagung seluas 10 Ha. Kebetulan, ada dua sumber air permukaan yang lewat bantuan TNI airnya sudah bisa sampai ke lahan pertanian CPCL,” terangnya.

Ket. Foto: Lahan pertanian CPCL di Desa Oemaman.

Kabid Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten TTS, Yahuda Tunliu mengatakan, setelah menyerahkan bantuan pupuk cair Hayati, dalam waktu dekat, pemerintah akan segera menurunkan bantuan bibit jagung untuk program CPCL.

Mulai dari balik lahan hingga panen, nantinya para petani akan didampingi oleh penyuluh pertanian, guna memastikan hasil panen yang didapat bisa maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga memastikan sudah ada pihak ketiga yang siap mengambil hasil panen para petani.

“ Bapa, mama (petani) tidak perlu khawatir dengan hasil panen jagung nanti karena sudah ada pihak ketiga yang siap ambil. Tanam sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

 

Pantauan SUARA TTS. COM, Bantuan pupuk cair hayati langsung diserahkan perwakilan Kementerian Pertanian, Unggul didampingi Kabid Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten TTS, Yahuda Tunliu dan Suwandi tim alih pupuk Kementerian Pertanian.

Kepada pada petani, Unggul mengharapkan agar pupuk cair yang diberikan dimanfaatkan secara baik untuk menyukseskan program CPCL.

“ semoga pupuk yang diberikan ini bisa dimanfaatkan secara baik,” pesannya. ( DK)

Editor : Erik Sanu 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *