oleh

Dua Siswa SMP Katolik Sint Vianney Soe Lolos Seleksi SMA Taruna Nusantara

Ket. Foto: Nampak Varel dan David sedang berfoto bersama Kepala SMP Katolik Sint Vianney Soe, Romo Johannes Antonius Tnomel, Pr, S. Fil

Laporan Reporter SUARA TTS.Com

SUARA TTS.COM | SOE – Dua Siswa SMP Katolik Sint Vianney Soe, David Robinson Liufetto dan Mario Allesandro Augustino Varel Fanda dinyatakan lolos seleksi dan diterima di SMA Taruna, Magelang, Jawa Tengah. Keduanya diketahui mengikuti seleksi dengan jalur berbeda. David melalui jalur undangan sedangkan Varel mengikuti jalur prestasi.
Kepada SUARA TTS.COM, Selasa 19 April 2022, David dan Varel menceritakan pengalamannya mengikuti seleksi penerimaan siswa baru SMA Taruna Nusantara.
Varel mengatakan, dirinya mengetahui SMA Taruna Nusantara dari salah seorang guru di sekolahnya. Setelah mendapatkan informasi tersebut, ia lalu mencari lebih banyak informasi terkait sekolah tersebut. Setelah memantapkan diri untuk mendaftar di sekolah itu, Varel lalu mempersiapkan dirinya baik secara akademik, kesehatan maupun fisik guna mengikuti seleksi.
” Saya cari tahu kapan buka pendaftarannya, jalurnya apa saja, syaratnya apa saja dan seleksi seperti apa? Setelah dapat informasi itu, saya lalu mendaftar lewat jalur prestasi sambil mempersiapkan diri secara baik,” kisah Varel.
Syarat mendaftar jalur prestasi sendiri tak main-main. Nilai rata-rata raport dari kelas VII hingga IX semester satu harus minimal 85.
Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, Varel lalu mengikuti seleksi akademik 1 (Matematika, IPA, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris), wawancara, tes kesehatan, tes akademik kedua, psikotes dan tes samapta.
” Tahap tes mulai dari 14 Maret dan baru diumumkan tanggal 16 April kemarin. Puji Tuhan saya menjadi salah satu peserta seleksi yang dinyatakan lolos,” kisahnya.
Berbeda dengan Varel, David mengikuti seleksi dari jalur undangan berbekal raihan juara dalam perlombaan KSN beberapa waktu lalu. Karena mengikuti seleksi dari jalur undangan, David tidak mengikuti tahapan seleksi akademik 1.
” Yang tes akademik 1 saya tidak ikut. Saya langsung di tahapan seleksi wawancara karena melalui jalur undangan. Puji Tuhan, pengumuman kemarin saya dinyatakan lulus,” ujar pria yang bercita-cita menjadi dokter spesialis jantung ini.
Keduanya mengaku, sangat bahagia usai dinyatakan lulus seleksi penerimaan siswa SMA Taruna Nusantara. Semua perjuangan yang dilakukan selama ini terbayar lunas.
Raihan prestasi tersebut dikatakan keduanya, membuat bangga orang tua dan pihak sekolah.
” Kami puas, perjuangan panjang selama ini berbuah manis. Prestasi ini tentunya membanggakan orang tua kami dan pihak sekolah,” terang keduanya.
Selain diterima di SMA Taruna Nusantara, David dan Varel juga mendapat beasiswa penuh.
Kepala SMP Katolik Sint Vianney Soe, Romo Johannes Antonius Tnomel, Pr, S. Fil mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh David dan Varel. Dirinya mendoakan kedua siswanya tersebut agar mampu melanjutkan studinya dengan baik.
Prestasi yang ditorehkan David dan Varel diharapkan bisa menjadi pemicu bagi siswa lainnya untuk terus mengasah diri agar bisa menorehkan prestasi yang sama atau lebih.
” Kita sangat bangga karena dua siswa kita bisa diterima di SMA Taruna Nusantara yang merupakan salah satu sekolah unggulan di Indonesia. Saya berharap hal ini bisa menjadi pelecut semangat buat peserta didik lainnya,” harapnya. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar