oleh

Dirayu Akan Dinikahi Oleh Oknum Kades, Dina Kini Hamil 8 Bulan

-Berita, Hukrim-393 Dilihat

Ket. Foto: Nampak petugas Dinas P3A sedang melakukan kunjungan rumah ke kediaman Dina Betty

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS. COM | SOE – Dirayu dengan janji akan dinikahi oleh Kepala Desa Noebesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Richard Jitro Akailupa, Dina Betty (20) akhirnya menyerahkan kegadisannya. Dina dijanjikan akan dinikahi asalkan mau memenuhi napsu bejat sang kades.

Namun sayangnya usai hamil, Dina justru ditinggalkan begitu saja oleh sang kades. Janji manis akan dinikahi hanya sekedar janji palsu.
Tak terima dengan perlakuan sang kades, Dina melaporkan kasus tersebut ke Dinas P3A Kabupaten TTS guna mendapatkan pendamping.
Sang kades sendiri diketahui sudah menikah. Namun setahun yang lalu, ia ditinggalkan istrinya karena kerap melakukan KDRT.
Usai ditinggal sang istri, pada Agustus 2021, sang kades mulai melakukan pendekatan dengan Dina. Bermula dari menitipkan pakaian kotor agar dicuci korban, sang kades mulai menebar janji manis untuk bisa menyetubuhi korban.
” Kades ini awalnya sengaja menitipkan pakaian kotor agar dicuci korban dengan imbalan sejumlah uang. Namun selain pakaian kotor, sang kades juga merayu korban agar mau disetubuhi. Kades berjanji akan menikahi korban asalkan mau disetubuhi,” ungkap Kepala Dinas P3A Kabupaten TTS, Linda Fobia yang dikonfirmasi melalui Kabid PPA, Andy Kalumbang, Jumat 8 April 2022.
Setelah korban hamil, sang kades justru mulai menghindar. Perut korban yang terus membesar membuat orang tua korban curiga. Korban pun menceritakan hubungannya dengan sang kades.
Orang tua korban lalu bertemu dengan kades untuk meminta pertanggungjawaban.
Kepada orang tua korban, sang kades mengaku siap menanggung biaya selama kehamilan dan kelahiran nantinya. Namun kenyataannya, sang kades justru menghindar.
Karena tidak ada penyelesaian, persoalan ini dibawa ke Polsek Amanuban Tengah. Di Polsek, sang kades kembali mengutarakan niatnya untuk bertanggungjawab. Namun sayangnya usai dari Polsek, sang kades kembali menghindar.
” Kita akan melakukan pendampingan kepada korban. Pekan depan kita akan panggil kepala desa untuk kita BAP,” ujar Andy.
Kepala Desa Noebesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Richard Jitro Akailupa yang dikonfirmasi via telepon mengaku sedang sibuk mengurus persyaratan untuk maju kembali mencalonkan diri sebagai kepala desa. Ia meminta agar bertemu pukul 17.30 WITA untuk mengklarifikasi dugaan hubungan gelapnya dengan Dina, namun saat dikonfirmasi kembali ia mengaku masih sibuk dan meminta agar bertemu, Sabtu ,9 April. Namun saat dikonfirmasi via telepon, panggilan telepon dari SUARA TTS.COM tak dijawab. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.