Dinas Peternakan dan Keswan TTS Lakukan Vaksinasi Rabies Di 2 Kelurahan 

Berita, Kesehatan231 Dilihat

Ket Foto : Nampak petugas Dinas Peternakan dan Keswan saat melakukan vaksin rabies 

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Tim.

SUARA TTS. COM | SOE – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Kabupaten TTS drh. Dianar Ati mengatakan, dengan meningkatnya laporan kasus gigitan anjing yang hampir setiap hari terus bertambah, dirinya mengharapkan adanya kesadaran masyarakat untuk mengikat atau mengkandangkan anjing peliharaan. Hal ini guna mencegah terjadinya penularan virus Rabies atau terjadinya kasus gigitan anjing pada manusia.

” Kita sangat mengharapkan kerjasama yang baik dari masyarakat dengan mengikat atau mengkandangkan anjing peliharaan. Jangan biar anjing berkeliaran karena saat ini kasus gigitan anjing rabies terus bertambah,” pinta Dianar.

Dalam upaya pencegahan dikatakan Dianar, pada hari, Sabtu 3 Juni 2023, Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten TTS melakukan vaksinasi masal terhadap anjing peliharaan warga di Kelurahan Soe dan Cendana, Kecamatan Kota Soe.

“Hari ini, team Satgas kesehatan hewan melakukan vaksinasi masal untuk dua kelurahan di Kecamatan Kota Soe. Ada 37 ekor anjing yang berhasil divaksin rabies sebagai upaya pencegahan penyebaran virus rabies di wilayah Kota Soe,” jelasnya.

Pekan depan lanjutnya, pihaknya akan fokus melakukan vaksin rabies kepada anjing yang berada di 11 Kecamatan yang terpapar virus rabies.

“ Selama sepekan kedepan kita akan fokus melakukan vaksinasi terhadap anjing peliharaan yang ada di II kecamatan yang sudah terpapar virus rabies. Target kita, seluruh anjing di 11 kecamatan tersebut akan tervaksin dalam waktu sepekan,” terangnya.

Dinas Peteranakan dan Keswan telah mendirikan posko untuk pelayanan vaksin hewan yang sehat yang bertempat di kantor Dinas Kesehatan Hewan.

“ Kita sudah dirikan Posko di kantor dinas dan petugas relawan stand by untuk melakukan vaksinasi,” paparnya.

Disinggung terkait ketersedian Vaksin, Daniar mengaku, hingga saat ini stok vaksin yang tersedia hanya sebanyak 2.500 vial yang didapat dari Kementan. Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan koornasi dengan Pemprov maupun Kementan untuk mendapatkan tambahan vaksin rabies.

” Dari dinas ada stok yang didapat dari Kementan yang tersisa 2.500 vial. Kami sementara melakukan upayakan agar bisa dapat stok tambahan karena kami khwatir stok yang ada ini masih kurang untuk bisa menjangkau 11 Kecamatan,”tutupnya. (DK)

Editor : Erik Sanu 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *