oleh

47 Kades Terpilih Di TTS Dilantik Pada 14 Januari Mendatang

-Berita, Politik-409 Dilihat

Ket Foto. Kepala Dinas PMD, Nikson Nomleni

Laporan Reporter SUARA TTS .COM

SUARA TTS .COM |SOE – Banyak pengaduan dari sejumlah desa terkait hasil perolehan suara pasca  Pemilihan kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang berlangsung pada 1 Desember 2021 lalu.

Namun demikian  proses pelantikan 47 kepala desa terpilih akan dilakukan pada 14 Januari mendatang.

“Kita agendakan tanggal 14 Januari mendatang sudah harus lantik para kepala desa terpilih,Sambil menanti hasil penyelesaian pengaduan oleh tim penyelesaian masalah yang dipimpin langsung Bupati TTS, ”Kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten TTS, Nikson Nomleni ketika diruang kerjanya, Kamis 6 Januari 20222.

Proses Pilkades di TTS pada 2021 menurut Kadis Nikson, semestinya berlangsung di 50 Desa. Namun, karena ada perbedaan pendapat maka satu desa yakni Desa Tubuhue Kecamatan Amanuban Barat ditunda dan baru akan berlangsung tahun ini.

Dengan demikian, penyelenggaraan Pilkades pada 1 Desember itu hanya 49 Desa. Namun, yang akan dilantik pada 14 Januari mendatang sebanyak 47 Desa.
Hal ini dikarenakan 2 Desa tidak termasuk yakni Desa Pika Kecamatan Mollo Tengah. Kades terpilih meninggal dan Desa Naileu Kecamatan Kie yang mana dua calon kepala desa meraih suara yang sama sehingga kedua desa tersebut juga ditunda ke 2022.

Kadis Nikson juga mengaku, pasca pemungutan suara Pilkades ada sejumlah calon dan pendukung tidak terima dengan hasil pemungutan suara sehingga ada pengaduan yang sementara di proses oleh tim penyelesaian sengketa Pilkades yang diketuai Bupati TTS Egusem Pieter Tahun.

Desa-desa yang mengadu diantaranya Desa Bileon, Naifatu, Kusi Utara, Nifukani, Nule, Tunis, Sini dan sejumlah desa lainnya.

Oleh karena itu, pihaknya masih menunggu hasil penyelesaian, sebab oleh tim penyelesaian sudah masuk tahap finalisasi.

“Komitmen tanggal 14 Januari dilakukan pelantikan sambil menunggu penyelesaian sengketa karena tim sudah masuk pada finalisasi penyelesaian pengaduan,”Kata Nikson.

Setelah pelantikan Kades terpilih, Nikson Nomleni mengaku akan dilanjutkan dengan persiapan tahapan Pilkades tahun 2022 yang sebelumnya akan diselenggarakan di 131 Desa, namun karena 3 Desa penyelenggara Pilkades 2021 dinyatakan ditunda, maka untuk Desa penyelenggara Pilkades tahun 2022 bertambah menjadi 134 Desa.

Untuk itu, Nikson mengatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran Pilkades sebesar Rp 2 miliar untuk proses Pilkades di 134 Desa yang akan berlangsung pada 2022 ini.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.