oleh

Dapat Bantuan 32 Ekor sapi, Poktan Noefefan Desa Oni Siap Kembangkan

-Berita-395 Dilihat

Ket Foto. Nampak sapi bantuan untuk kelompok tani ternak Noefefan,Desa Oni, Kecamatan Kualin.

Laporan Reporter SUARA TTS.Erik Sanu.

SUARA TTS.COM | SOE – Kelompok Tani Ternak Noefefan, Desa Oni, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memperoleh bantuan 32 Ekor sapi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Bantuan tersebut melalui Direktur Penyerasian pemanfaatan SDA dan Lingkungan yang diserahkan langsung berupa uang kepada Pemerintah desa yang telah melakukan pengadaan sapi untuk selanjutnya diserahkan kepada anggota kelompok.

Ketua kelompok Noefefan,Maksi Naklui saat diwawancarai menjelaskan kelompoknya terdiri dari 15 orang sehingga nantinya setiap orang mendapatkan 2 ekor sapi.

Ditanya soal terkait ketersediaan pakan, ia menyebut ada tanaman kingres, gala gala dengan lantoro.

” Masing masing sudah punya pakan dan nantinya secara kelompok kami akan tanam pakan di lahan yang sudah tersedia”,ujarnya.

Ket Foto.Nampak Kadis PMD TTS, Nikson Nomleni dan Direktur Penyerasian Pemanfaatan SDA dan Lingkungan Kemendes PDTT, DR Sumarlan sedang melihat sapi bantuan kelompok tani ternak Noefefan, Desa Oni, Kecamatan Kualin.

Kepala desa Oni, Charles Hauteas berterima kasih kepada Kementerian Desa PDTT atas bantuan sapi kepada kelompok Noefefan yang berlokasi di RT 05, RW 02 Dusun 1 yang berjumlah 15 orang.

Dirinya berharap anggota kelompok bisa kembangkan. Anggota kelompok juga diminta mengikuti pelatihan pakan agar tak kesulitan pakan pada musim kemarau nantinya.

Charles juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kementerian Desa PDTT melalui Direktur Penyerasian pemanfaatan SDA dan Lingkungan yang telah memberikan bantuan dan menggelar pelatihan.

“Sebagai kepala desa,saya ucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah baik Kementerian dan Pemda TTS”,ujar pria yang maju lagi pada Pilkades desa Oni ini.

Kepala Dinas Peternakan TTS, drh Dianar Ati pada kesempatan tersebut dengan tegas minta anggota kelompok penerima bantuan sapi harus bisa kembangkan sapi.

“Jadi tiap anggota harus bisa kembangkan sehingga kedepan bisa ada hasil untuk anggota dan juga orang lain”,ujar pria yang bertugas di Dinas Peternakan Manokwari Papua Barat ini.

Dirinya mengatakan jika bantuan yang masyarakat terima terus berkembang maka ini jelas mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Egusem TTS (Egusem Pieter Tahun dan Jhonny Army Konay) yaitu peningkatan pendapatan Ekonomi melalui peternakan.

Untuk mendukung masyarakat, Dianar mengatakan Dinas Peternakan melakukan dua kegiatan yaitu Pembangunan ternak dan Kesehatan hewan.

Sehingga dirinya minta anggota kelompok tidak boleh lalaikan kegiatan ini. Setelah ada ternak maka perlu vaksinasi ternak untuk hindari penyakit.

” Sapi susah ada jadi bukan hanya diberikan pakan tapi ada vaksinasi ternak untuk hindari penyakit agar berkembang. Harus menambah jumlah populasi ternak yang ada sekarang “, ujarnya.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar