oleh

Berkas Dugaan Penganiayaan Dengan Tersangka Anggota DPRD TTS Dikembalikan Jaksa

-Berita, Hukrim-196 Dilihat

Ket. Foto:Kasi Pidum, Kejari TTS, Frengki Radja, SH

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Usai diteliti Jaksa, berkas perkara kasus dugaan penganiayaan dengan tersangka Anggota DPRD TTS, Hendrikus Babys dan istrinya, Semrys Lette dikembalikan jaksa peneliti, Kejari TTS, Selasa 5 April 2022.

Ada sejumlah petunjuk yang harus dilengkapi penyidik Polres TTS sebelum mengirim kembali berkas tersebut.

” Berkasnya sudah kita pelajari dan ada sejumlah petunjuk yang harus dilengkapi pihak penyidik. Tadi sudah kita kirim kembali berkasnya ke penyidik Polres TTS,” ungkap Kasi Pidum, Kejari TTS, Frengki Radja, SH kepada SUARA TTS. COM.

Ketua Pospera Kabupaten TTS, Yerim Fallo berharap pihak penyidik bisa segera melengkapi petunjuk jaksa sehingga berkas perkaranya tersebut bisa segera dinyatakan P21 atau lengkap.

” Kita berharap apa yang menjadi petunjuk jaksa bisa segera dilengkapi pihak penyidik sehingga kasus tersebut bisa segera dinyatakan P21 atau lengkap,” harap Yerim.

Diberitakan sebelumnya,Anggota DPRD TTS dari Fraksi Nasdem, Hendrikus Babys dan istrinya, Semrya Lette ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap Apders Seo, warga Desa Noemuke Kecamatan Amanuban Selatan.

Kasus penganiayaan ini terjadi pada 18 Agustus 2021 silam, bermula ketika korban pergi ke kali Noemuke untuk mencuci sepeda motor. Karena motornya tidak ada lampu, seorang teman korban yang menggunakan sepeda motor Yupiter menawarkan bantuan untuk menyalakan lampu motor dan mengikutinya dari belakang.

Namun saat tiba di dekat rumah jabatan kepala desa, tiba-tiba teman korban yang mengendarai sepeda motor Yupiter berbelok sehingga membuat dirinya marah dan memaki temannya.Teriakan makian korban didengar oleh kades Noemuke dan dikira korban memaki dirinya.

Sang Kades yang marah langsung mengikuti korban dengan menggunakan mobil yang dikendarai suaminya. Sesampainya di kali Noemuke, korban langsung mencuci sepeda motornya. Tiba-tiba datanglah kades bersama suaminya langsung menganiaya korban.

Kades diketahui memukul korban menggunakan pelepah pada bagian punggung, tangan dan kaki. Sedangkan suami sang kades yang merupakan anggota DPRD Kabupaten TTS, Hendrikus Babys memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan pada bagian mulut hingga terjatuh. (DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.