oleh

Bangunan SMP Negeri Taekiu Ambruk Dihantam Hujan Dan Angin Kencang

-Berita-548 Dilihat

Ket. Foto:Nampak bangunan sekolah SMP Negeri Taekiu ambruk usai dihantam hujan yang disertai angin kencang

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota

SUARA TTS. COM | SOE – Bangunan SMP Negeri Taekiu, Desa Naukae, Kecamatan Kuatnana ambruk usai dihantam hujan yang disertai angin kencang, Rabu 30 Juni 2022. Bangunan yang masih berbentuk bangunan darurat tersebut ambruk hingga nyaris rata dengan tanah.

Kepala Sekolah SMP Negeri Taekiu, Alexsander Laos yang dikonfirmasi via telepon, Jumat 1 Juli 2022 menceritakan, ambruknya sekolah tersebut terjadi di saat masa libur sekolah. Dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah salah seorang warga menginformasikannya via telepon.

“ waktu kejadian tersebut, sekolah dalam keadaan kosong karena sudah memasuki masa libur sekolah. Saya baru tahu saat ada warga yang informasikan kepada saya lewat telepon,” ungkap Aleksander.

Bangunan sekolah yang ambruk tersebut dikatakan Alexsander, berukuran 6 kali 8 meter dan memiliki 4 ruang kelas. Bangunan sekolah tersebut masih beratap daun gewang dan berdindang bilah bambu.

Bangunan itu dibangun tahun 2020 dan merupakan hasil swadaya warga dan komite sekolah.

Alexsander mengaku, pihaknya telah menginformasikan kejadian tersebut kepada Bupati, BPBD dan Dinas Pendidikan. Selain itu, pihaknya juga telah menginformasikan kejadian tersebut kepada komite sekolah.

“ saya sudah laporkan kepada komite dan kita bersepakat untuk bangun kembali. Nanti warga sumbang kayu,” ujarnya.

https://www.suaratts.com/dampak-cuaca-ekstri-di-tts-satu-warga-terbawa-banjir-jembatan-boking-putus-total/

Mengingat waktu masuk sekolah hampir tiba (11Juli) Alexsander akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan kepala sekolah SD negeri Taekiu sehingga untuk sementara anak-anak SMP Negeri Taekiu bisa menggunakan ruang kelas SD Negeri Taekiu yang berjarak kurang lebih 1 Km.

“ karena mengingat waktu masuk sekolah hampir tiba, maka kita akan minta ijin kepada kepala sekolah SD Negeri Taekiu dan Dinas Pendidikan sehingga bisa menumpang sementara ke SD Negeri,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Cuaca ekstrem yang disebabkan adanya gelombang Russbye menyebabkan Kabupaten TTS dalam sepekan terakhir terus diguyur hujan. Akibat hujan yang turun dengan intensitas sedang tersebut, menyebabkan beberapa titik di wilayah selatan kabupaten TTS tergenang Banjir. Selain menyebabkan banjir, beberapa ruas jalan, baik yang berstatus kabupaten, Propinsi maupun jalan negara mengalami kerusakan. Selain itu, satu warga Desa Anin, Kecamatan Amanatun Selatan hanyut terbawa banjir.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTS, Yeri Nakamnanu mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan pencairan terhadap satu warga amanatun selatan yang hilang usai terbawa banjir. Untuk memaksimalkan upaya pencarian, pihaknya juga meminta bantuan tim SAR. (DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.