oleh

Ansi Lema Soroti Sapi Bantuan Yang Kurus..

-Berita, Politik-782 Dilihat

Ket Foto. Nampak sapi bantuan untuk kelompok ternak Bramajaya, di Kabupaten Malaka.

Laporan Reporter SUARA TTS. COM

SUARA TTS. COM | SOE – Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanis Fransiskus Lema menyoroti sapi bantuan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) untuk kelompok ternak Bramajaya di Desa Umakatahan, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

Pasalnya 20 ekor sapi bantuan tersebut nampak kurus saat diterima oleh kelompok ternak Bramajaya.
Ansi begitu sapaan akrabnya dalam postingan di akun Facebooknya, mengaku kecewa karena sapi yang diberikan tersebut nampak kurus, jauh dari harapannya.

Sesuai pengawasannya, kasus serupa sudah beberapa kali terjadi pada bantuan ternak sapi dan kambing yang disalurkan oleh pemerintah. Hal ini harus menjadi perhatian serius pemerintah agar kedepan tidak ada lagi bantuan ternak kurus yang diberikan kepada masyarakat.

” Memberikan bantuan kepada masyarakat tidak boleh asal jadi, karena uang bantuan tersebut adalah milik rakyat. Membantu rakyat harus dengan hati, ikhlas dan tulus. Saya berharap, Ditjen PKH Kementan dapat melakukan evaluasi total perihal kelayakan dan kualitas ternak sapi yang diberikan kepada masyarakat,” tulis Ansi dalam postingan tertanggal 24 Januari 2022 tersebut.

Ket. Foto: Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanis Fransiskus Lema

Bantuan ternak sapi lanjut Ansi, bertujuan untuk memajukan peternakan rakyat, memacu populasi ternak, meningkatkan produksi daging sapi, serta membantu perekonomian rumah tangga para peternak.

Meskipun sapi yang diberikan terlihat tidak berkualitas alias kurang gizi, dirinya berharap para penerima bantuan rajin merawat dan secara berkala melakukan pengawasan kesehatan, serta memberikan pakan yang cukup agar ternak sapi dapat tumbuh kuat dan sehat.

” Saya berharap sapi bantuan yang diberikan bisa pelihara dan dirawat secara baik. Sehingga nantinya bobot sapi bisa bertambah, sapi bisa sehat dan bisa berkembang biak. Jika populasi sapi peternak sudah bertambah, tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi para peternak,” ujar pria berkaca mata ini. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.