oleh

Anggota DPRD TTS dan Istri Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan

-Berita, Hukrim-363 Dilihat

Ket. Foto :Kasat Reskrim Polres TTS, AKP Mahdi Ibrahim

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Anggota DPRD TTS dari Fraksi Nasdem, Hendrikus Babys dan istrinya, Semrya Lette ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap Apders Seo, warga Desa Noemuke Kecamatan Amanuban Selatan. Untuk diketahui, Semrys Lette merupakan Kepala Desa Noemuke.

Kasus penganiayaan ini terjadi pada 18 Agustus 2021 silam, bermula ketika korban pergi ke kali Noemuke untuk mencuci sepeda motornya. Karena motornya tidak ada lampu, seorang teman korban yang menggunakan sepeda motor Yupiter menawarkan bantuan untuk menyenter dari belakang.

Namun saat tiba di dekat rumah jabatan kepala desa, tiba-tiba teman korban yang mengendarai sepeda motor Yupiter berbelok sehingga membuat dirinya marah dan memaki temannya.

Teriakan makian korban didengar oleh kades Noemuke dan dikira korban memaki dirinya.

Sang Kades yang marah langsung mengikuti korban dengan menggunakan mobil yang dikendarai suaminya.

Sesampainya di kali Noemuke, korban langsung mencuci sepeda motornya. Tiba-tiba datanglah kades bersama suaminya yang langsung menganiaya korban.

Kades diketahui memukul korban menggunakan bebak pada bagian punggung, tangan dan kaki.

Sedangkan suami sang kades yang merupakan anggota DPRD Kabupaten TTS, Hendrikus Babys memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan pada bagian mulut hingga terjatuh.

Kasat Reskrim Polres TTS, AKP Mahdi Ibrahim kepada SUARA TTS. COM, Senin 21 Maret 2022 mengatakan, Hendrikus Babys dan istri, Semrys Lette telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiyaan. Saat ini keduanya sementara menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

” Iya, keduanya sudah kita tetapkan sebagai tersangka ada sementara kita periksa,” ujar Mahdi. (DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 komentar

  1. Klu itu mulut sekolah pasti tdk maki2 org sembarang… pak polisi tolong tertibkan motor2 yg tdk ada termasuk itu motor pemicu masalah hrs dibawa ke pos.. sdh kurang ajar lgi maki2 lgi.. nasukan dia juga dipenjara..