oleh

Alfred Dukung Polres TTS Pengungkapan Tiga Kasus Yang Melibatkan Bupati Tahun

-Berita, Hukrim-181 Dilihat

Ket. Foto; Alfred Baun (Ketua Araksi) , Egusem Pieter Tahun (Bupati TTS), Iptu Helmi Wildan (Kasat Reskrim Polres TTS)

Laporan Reporter SUARA TTS.COM

SUARA TTS.COM | SOE – Ketua Araksi, Alfred Baun mendukung Polres TTS dalam pengungkapan tiga kasus yang diduga melibatkan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun. Ketiga kasus tersebut yaitu, dugaan pencuri Cendana, Dugaan Pencemaran nama baik DPRD TTS dan Dugaan Pencemaran nama baik Partai Politik.

” Untuk dugaan pencurian Cendana di kompleks kantor Bupati lama sudah lama ditangani Polres TTS namun hingga kini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Kita berharap, pihak Polres TTS bisa segera memberikan kepastian hukum atas laporan kita tersebut,” ungkap Alfred kepada SUARA TTS.COM.

Dirinya juga mendukung pengungkapan kasus dugaan pencemaran nama baik yang diaduhkan Ketua DPRD TTS dan Ketua DPC PDI Perjuangan dengan terlapor Bupati Tahun.

Menurut informasi yang didapat dirinya, pekan depan penyidik Polres TTS akan melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Tahun terkait tiga kasus tersebut.

” Informasi yang saya dapat, pekan depan Pak Bupati Tahun diperiksa terkait tiga kasus tersebut. Kita mendukung Polres TTS dalam pengungkapan kasus ini,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Enam partai politik di Kabupaten TTS akhirnya resmi mempolisikan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun ke Polres TTS, Sabtu 19 Maret 2022 sekitar pukul 13.00 WITA. Keenam partai politik tersebut yaitu, PDI Perjuangan, PKPI, HANURA, PAN, NASDEM dan GERINDRA.

Laporan Polisi dengan Nomor Pol: LP/ B/ 80 / 111/2022/SPKT. POLRES TTS POLDA NTT, tertanggal 19 Maret 2022, yang ditandatangani oleh Kanit SPKT Polres TTS Aiptu N Simanjuntak.

Bupati Tahun dipolisikan karena diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap partai politik dengan menyebut 1. Partai politik napoiba kit (partai politik omong kosong kita dan tidak berjuang untuk rakyat) 2. Ada yang bilang saya berjuang, omong kosong (Poi Oke). 3. Atone net Hem fuil Poi oke ( orang mau datang bujuk kamu omong kosong) yang diutarakan Bupati Tahun saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan bantuan alsintan di Dinas Pertanian Kabupaten TTS pada tanggal 25 Februari lalu.

Sementara itu Penyidik Polres TTS telah melayangkan panggilan  terhadap Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun untuk dilakukan pemeriksaan pada Jumat tanggal 8 April 2022 mendatang. Bupati Epy diperiksa terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan ketua DPRD TTS dan anggotanya minus fraksi partai Golkar. Selain itu juga laporan Enam partai politik.

” Hari jumat diperiksa pak Bupati. Kita sengaja kasih undangan jauh jauh hari agar beliau bisa mengatur jadwal”,ujar Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Helmi Wildan,SH kepada SUARA TTS.COM, di ruang kerjanya Senin 4 Maret 2022.

Dijelaskan kasat Helmi, Nanti setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Bupati Epy barulah pemeriksaan terhadap ahli bahasa.

Sementara saksi saksi, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak pelapor dan masyarakat penerima bantuan.(DK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.