oleh

Ahli Pembuat Pakan Ternak TTS Bagi Ilmu Di Desa Snok

-Berita-264 Dilihat

Ket Foto. Nampak suasana pelatihan pembuatan pakan ternak di Kantor desa Snok, Kecamatan Amanatun Utara.

Laporan Reporter SUARA TTS .COM

SUARA TTS .COM | SOE- Pemerintah Desa Snok, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar kegiatan pelatihan pengolahan pakan ternak,Jumat 21 Januari 2022 bertempat di Aula  Kantor Desa Snok.

Hadir pada kesempatan tersebut, Camat Amanatun Utara,Meki Neno ,Ketua TP PKK, Kepala Desa, Joni K.Fay, pendamping Kecamatan,Nongki Linome dan para peserta berjumlah 20 orang.

Camat Meki Neno, SH pada kesempatan tersebut menghimbau para peserta agar serius mengikuti pelatihan pembuatan pakan ternak guna mendapatkan ilmu agar bisa diimplementasikan.

“Yang datang ini ahlinya soal peternakan dan pertanian. Beliau sudah membagi ilmu lewat berbagai pelatihan hampir di seluruh wilayah TTS. Silahkan belajar dan kalau tidak mengerti boleh bertanya”,ujar Meki Neno.

Ket Foto. Bahan yang digunakan untuk pelatihan pembuatan pakan ternak

Jhys Baok, sebelum memulai praktek pembuatan pakan ternak mengatakan sebagai orang yang bergerak di bidang pemberdayaan selama ini, perlu berbagi ilmu kepada masyarakat karena kurangnya pengetahuan dalam pemanfaatan sumber daya lokal yang ada ada di desa.

Pake teknologi ini bisa membuat masyarakat hemat dalam membeli pakan ternak

Dirinya lantas memberikan apreasiasi terhadap apa yang telah dilakukan kepala Snok yang menjadi satu-satunya desa yang menggelar pelatihan pembuatan pakar ternak di kecamatan Amanatun Utara.

“Setiap rumah tangga bisa hemat jika menggunakan teknologi ini. Selain itu bahan bahan lokal yang ada bisa dimanfaatkan”,ujar pria yang juga ASN pada Balitbangda TTS ini.

Sementara itu Kepala desa Snok, Joni K.Fay mengaku pelatihan pakan ternak merupakan hal baru dan tentunya sangat positif bagi para peternak yang ada di wilayah desa Snok.

Dikatakan, peserta adalah kelompok tani Nekmese berjumlah 20 orang yang nantinya akan mentransfer ilmu yang telah diperoleh.

“Selama ini belum pernah ada pelatihan pakan ternak sehingga saya harap setelah selesai pelatihan sudah bisa praktek untuk pembuatan pakan sendiri”, Ujar Fay.

Menurut pria yang masa jabatannya
segera berakhir ini, tujuan pelatihan adalah untuk memanfaatkan bahan bahan lokal yang selama ini dianggap tidak berguna dan dikelola menjadi pakan untuk makanan ternak.

Dirinya berharap dengan adanya pelatihan pakan ternak, para peternak bisa menghemat pengeluaran untuk membeli pakan ternak.

Pantauan SUARA TTS.COM, para peserta begitu serius mengikuti pelatihan pembuatan pakan ternak dan merasa senang karna pelatihan pakan ternak menjadi hal yang baru ditemukan.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar