oleh

624 Atlet Karate Ikut Kerjurda Forki di Kabupaten TTS

-Berita, Olahraga-296 Dilihat

Ket Foto. Nampak suasana kejuaraan di GOR Nekmese, Soe

Laporan Reporter SUARA TTS .Com

SUARA TTS .COM | SOE – Sebanyak 624 atlet karate dari 22 Kabupaten/Kota di Propinsi NTT meramaikan Kejurda Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) yang berlangsung di GOR Nekmese, Kabupaten TTS.

Turnamen yang memperebutkan piala bergilir Ketua Forki NTT dan Ketua Forki TTS ini akan berlangsung mulai 15 Desember hingga 16 Desember mendatang.

Ketua Forki Kabupaten TTS, Dr. Marthen Tualaka, SH.M.Si kepada SUARA TTS .COM, Rabu 15 Desember 2021 mengatakan, selain memperebutkan piala bergilir Ketua Forki NTT dan Forki TTS, para atlet karate juga memperebutkan 396 medali dari kategori kata perorangan, putra/putri dan kata beregu putra/putri serta kumite perorangan putra/putri
dan kumite beregu putra/putri.

Dimana masing-masing kategori dibagi lagi dalam kelas pra usia dini, usia dini, pra pemula, pemula, under dan senior.
” Event Kejurda Forki kali ini merupakan event Forki terbesar untuk NTT dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir. Khusus untuk perebutan piala bergilir Ketua Forki NTT dan Ketua Forki TTS ini merupakan yang pertama kali digelar. Puji Tuhan, animo para atlet karate sangat luar biasa untuk mengikuti turnamen ini,” ungkap Dr. Marthen.

Untuk hari pertama penyelenggaraan turnamen diperlombakan kategori kata putra/putri. Sedangkan hari kedua, akan memperlombakan kategori kumite putra/putri. Dalam turnamen ini sendiri menampilkan lebih dari 1000 pertandingan.

” Ada lebih dari 1000 pertandingan dalam Kejurda Forki kali ini,” ujar pria yang juga merupakan Ketua Komisi IV DPRD TTS.

Ket Foto. Ketua Forki Kabupaten TTS, DR Marthen Tualaka.

Melalui penyelenggaraan open turnamen tersebut, Dr. Marthen berharap bisa mempererat tali silaturahmi dan menanamkan nilai sportivitas pada diri atlet karate sejak dini.

Selain itu, ajang tersebut juga merupakan ajang seleksi para atlet karate guna diikuti sertakan baik di turnamen tingkat Propinsi, Nasional bahkan internasional.
” Melalui turnamen ini kita melakukan seleksi terhadap para atlet karate. Kita lihat mana atlet yang benar-benar punya potensi atau kemampuan untuk nantinya kita ikut sertakan dalam turnamen di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya. (DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.